ADA HALANGAN UNTUK MENGENALI YESUS?

15 April 2020

Rabu, 15 April 2020


Kisah Para Rasul 3:1-10

Mazmur 105:1-2.3-4.6-7.8-9

Lukas 24:13-35


"Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia" – Lukas 24:15-16


DALAM BACAAN ini, kita dapat turut merasakan kegalauan kedua murid Yesus ini. Dulu mereka mengikuti Yesus karena memiliki banyak harapan. Seperti dikatakan dalam Injil Lukas: "Kami dulu mengharapkan bahwa Dialah Nabi yang akan datang yang akan menyelamatkan Israel", tetapi akhirnya Ia mati disalib.

Sementara ada kabar burung bahwa Yesus telah bangkit. Dan menampakkan diri kepada para wanita yang pergi ke makamnya. Kedua murid itu semakin tidak karuan pandangan mereka tentang Yesus yang selama itu dia ikuti. Hati mereka tidak karuan: kecewa, putus asa dan bingung. Mereka pun takut kepada orang Yahudi yang juga mengejar para pengikut Yesus.

Ditengah keputusasaan dan kekalutan itu, Yesus hadir. Namun karena kekalutan dan keputusasaan yang menyelimuti pikirannya, maka mereka berdua tidak menyadari bahwa yang ada dan hadir disamping mereka adalah Yesus sendiri. Sungguh aneh bahwa mereka tidak mengenali Yesus. Benar juga mereka tah mengenali-Nya karena kekecewaan, kekalutan dan kebingungan serta campur rasa takut.

Mereka berdua, adalah murid-Nya, orang yang dekat dengan Yesus. Bagaimana mungkin mereka tidak mengenali-Nya? Para ahli tafsir injil Lukas menggambarkan bahwa mereka begitu kalut dan kecewa bercampur ketakutan. Disebutkan ada sesuatu yang menghalangi mata mereka. Apakah yang menghalangi mata mereka? Ini mau menggambarkan bahwa kehadiran Yesus tidak dilihat oleh mereka. Yesus menyertai mereka namun mereka tidak menyadari akan kehadiran-Nya.

Sebagai sebuah renungan bagi kita, dalam kekalutan dan kegagalan kita sering mengatakan dan mencari Tuhan: "Dimanakah Engkau Tuhan... Mengapa Engkau tidak menyertai aku dalam saat-saat begini? Mengapa Engkau meninggalkan aku disaat aku membutuhkanMu?"

Demikianlah dalam hidup, kita juga sering mengalami kekalutan, keputusasaan dan kekecewaan.

Mari kita bersama kedua murid yang pulang ke Emaus, mengatakan: "Tinggallah bersama kami."

Ketika mereka mulai tahu menyadari dan mengenali pribadi Yesus berada bersama mereka, mereka pun menjadi bersemangat kembali dan siap  memberi kesaksian. (JRS)

 

DOA : Tuhan Yesus, biarlah Engkau senantiasa menjadikan kami sebagai Murid-Mu yang setia dan percaya, yang senantiasa mencari wajah-Mu dan mengenal-Mu sebagai Allah yang selalu menyertai hidup kami. Amin.

 

JANJI : “…Kepadamu akan kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka Yang ditentukan bagimu.” – Mazmur 105:11

 

PUJIAN : Dalam Perjanjian Lama dikisahkan tentang iman Ayub. Sewaktu menderita ia tidak mempersalahkan Tuhan. Memang ia sempat ragu kepada Tuhan, tetapi imannya tetap kokoh dan setia sampai akhir. Masalah yang dihadapi Ayub tidak membuatnya untuk menjauh dari Tuhan, tetapi justru malah membuatnya semakin setia kepada Tuhan. Ia menyadari Tuhan menyertainya dalam keadaan apapun dirinya.


Penanggungjawab Renungan: ?Rm. Subroto Widjojo, SJ 

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.