ADA PERBEDAAN-ADA PERSAMAAN

29 June 2022

Rabu, 29 Juni 2022

St. Petrus & Paulus

Kisah Para Rasul 12:1-11

Mazmur 34:2-9 2

Timotius 4:6-8, 17-18

Matius 16:13-19


“Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya.” 2 Timotius 4:18

Perjumpaan Petrus dan Paulus jarang terjadi, dapat dihitung dengan jari. Keduanya memiliki kepribadian yang kuat. Ada ketidaksamaan dalam berkarya di antara keduanya. Tetapi keduanya sama-sama mendapat panggilan yang sama dari Yesus. Meski ada pandangan dan cara pelayanan yang berbeda, Tuhan menuntun keduanya ke jalan yang sama. Dan memang lebih banyak persamaan daripada perbedaannya.

  • Keduanya adalah pengkotbah yang handal, kata-kata mereka berdua menuntun para pendengarnya ke pertobatan;
  • Keduanya dianiaya, dijebloskan ke dalam penjara dan dibebaskan secara ajaib: Petrus dibebaskan (Kis 12:4-11), Paulus dilepaskan dari penjara (Kis 16:24-36).
  • Keduanya memperoleh panggilan dan bimbingan dari Tuhan lewat pernyataan yang mengubah arah hidup dan pelayanannya. Dalam setiap tempat yang dituju untuk pelayanan, Tuhan mempersiapkan pembantu yang menyambutnya dan membantunya dalam pelayanan yang baru. Keduanya mendapat karunia penyembuhan dan melayani banyak orang untuk kesembuhan, sampai-sampai saputangannya dapat menjadi sarana penyembuhan (Kis 19:12), dan bayangan rasul Petrus kalau ia berjalan lewat, menyembuhkan orang yang sakit, yang dibaringkan sepanjang jalan yang dilewati rasul Petrus (Kis 5:15-16).
  • Dan keduanya menjadi martir di kota Roma, Petrus disalib terjungkir dan Paulus kepalanya dipenggal, karena ia warga Romawi.

Kedua memiliki watak dan karakter yang berbeda. Mereka menjalankan pelayanannya juga secara berbeda. Tetapi kedua rasul itu sama-sama mendedikasikan hidup mereka utuh untuk Kristus, untuk Gereja dan untuk pewartaan Injil.

Dan Tuhan Allah saat inipun tidak berbeda dalam memanggil dan mengutus kita, muridmurid-Nya. Bisa saja dalam Paroki ada dua orang yang dipanggil dan diutus untuk pelayanan, tetapi keduanya selalu tidak dapat sejalan. Seksi Komsos bisa sama pelayanannya dengan pelayanan seksi OMK, tetapi juga bisa berbeda. Bisa saja kita sendiri merasa tidak cocok dengan sesama umat di paroki dalam mengemban perutusan, meski sama-sama melayani umat.

Baiknya kita bisa meneladan Rasul Petrus dan Paulus. Perbedaan yang kita miliki dalam perutusan dan pelayanan janganlah sampai memisahmisahkan kita. Kita semua berusaha melayani Tuhan sebaik-baiknya. Kita sama-sama ingin mengabdi dan meluhurkan Tuhan dengan cara-cara berbeda, tetapi kita dalam satu visi yang sama. Maka baiknya kita saling menghormati dan mendoakan satu sama lain, agar Tuhan berkenan memberkati kita semua dan pelayanan kita yang berbeda-bedan. (SW).

DOA “Tuhan berkatilah kami semua umat-Mu, khususnya mereka-mereka yang berbeda dengan kami. Tolonglah kami bisa melihat bahwa kami merupakan bagian yang sama-sama dibutuhkan.” JANJI “Muliakanlah bersama-sama dengan aku, marilah bersama-sama memasyurkan nama-Nya.” Mazmur 34:4

PUJIAN Di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), sudah puluhan kali diselenggarakan Sekolah Evangelisasi Pribadi (SEP). Berikutnya, para alumni bisa mengikuti Kursus Bina Lanjut, antara lain dalam bidang ‘Public Speaking’ khususnya metode mewartakan dan mengajar. Mereka mengolah ketrampilan mewartakan dan mengajar itu sesuai dengan talenta masing-masing. Meski berbeda dalam cara tetapi mereka satu dalam tujuan: mewartakan Injil.

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.