AKU DAN TUHAN
11 July 2018
Rabu, 11 Juli 2018
St. Benediktus, Abas
Hosea 10:1-3,7-8,12
Mazmur 105:2-7
Matius 10:1-7
“Carilah TUHAN dan kekuatanNya, carilah wajahNya selalu!“ --- Mazmur 105:4
HIDUP KITA di dunia ini banyak sekali dengan bumbu-bumbu. Ada susah, senang, suka, duka; semua itu akan terus kita alami selama kita masih bernafas. Namun terkadang sering kita lupa diri. Saat senang kita tidak menyadari dari mana asal rasa senang itu. Kita tertawa bergembira seolah-olah kesenangan hanya milik kita seorang. Kesuksesan yang membuat kita bahagia seakan-akan berasal dari hebat dan kuat kita.
Begitu juga dengan kesedihan kita. Ketika kita susah atau bersedih, kita marah dengan Tuhan, seakan-akan ini semua kehendak Tuhan. Akhirnya kita mencari jalan keluar bukan melalui Dia yang merupakan kunci dari semua masalah hidup tetapi malah mencari penyelesaian di luar keimanan kita.
Seperti dalam Mazmur 105:4, “Carilah Tuhan dan kekuatanNya, carilah wajahNya selalu.”, kita diminta untuk terus mencari Tuhan dalam segala keadaan hidup kita. Kadang kita suka berkata “Ah, Tuhan sedang marah dan membenci saya, makanya masalah saya besar.” Sadar atau tidak, dengan kalimat itu maka kita sendiri yang telah menjauhkan diri kita dari Tuhan. Tuhan tidak pernah menjauh dari kita. Dia selalu bersama kita. Bahkan dia mau berjalan bersama kita tanpa kita minta. Kitalah yang menjauh dari Tuhan, tidak peduli akan kehadiran-Nya.
Yang harus kita lakukan adalah mencari Tuhan dalam setiap peristiwa hidup, entah itu kesusahan, kesenangan, kegalauan, kerisauan kita. Kita jadikan Tuhan pusat dari hidup kita, bukan perasaan kita yang menjadi pusatnya. Ketika kita mencari Tuhan, fokus kita sebaiknya hanya tertuju kepada Tuhan, bukan lagi ke suasana hati.
Mari, kita mulai dari sekarang kita hidup dalam Tuhan. Menyerahkan semuanya pada Tuhan. Kita fokuskan hidup kita hanya pada-Nya. (CEM2)
Doa: Ya Tuhan, kami anak-anakMu ingin hidup di dalam Engkau dan ingin terus bersama-sama dengan Engkau, tanpa tergantung suasana hati yang sedang kami rasakan.
Janji: “Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukumanNya” --- Mazmur 105:7
Pujian: Semakin makmur, umat Israel menjauh dari Tuhan, dengan mendirikan mezbah-mezbah untuk berhala. Itu semua dihancurkan di zaman nabi Hosea. Ia meminta umat segera mulai mencari Tuhan dan hujan berkat sudah menanti.
Penanggung jawab RH: Rm Subroto Widjojo, SJ