ALLAH HADIR DALAM HIDUPKU
26 November 2019
S A T U P E R J A M U A N
Edisi NOVEMBER 2019
Selasa, 26 November 2019
St. Yohanes Berchmans
Daniel 2:31-45
MT Dan 3:67-61
Lukas 21:5-11
“Pujilah Tuhan, hai semua karya perbuatan Allah, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya” --- Daniel 3:57
KADANG-KADANG kita mengalami kebuntuan dalam memuji dan memuliakan Tuhan. Ini biasa. Ada seorang Pewarta mimbar mengatakan hal ini dalam suatu gambaran. Kalau kita memarkir mobil, kita mengalami sedikit kesukaran enggerak-kerakkan kemudi, sewaktu mau meluruskan arah roda depan. Tetapi sebaliknya, kalau mobil dalam keadaan jalan sangat mudah sekali dan ringan, kita bisa menggerakkan kemudi sehinga roda akan berputar kiri atau kanan. Dalam hidup rohani, bila kita dalam keadaan bingung, stress, was-was atau mengeluhkan masalah yang kita hadapi, kita sukar berdoa. Seperti mobil yang diparkir, roda sukar digerakkan, demikian pula, Tuhan cukup sukar mengarahkan hati kita, karena kita menahan atau malahan menolaknya. Tetapi kalau kita memulai dengan memuji dan memuliakan Tuhan atas segala macam kesukaran yang kita alami, kita akan mudah memasuki dalam doa, sebagaimana tadi mobil dalam keadaan berjalan.
Memuji Allah untuk masalah-masalah yang kita hadapi – bukan meskipun menghadapi masalah – tidak berarti kita lalu merasa lega, damai dan sukacita atas adanya masalah-masalah itu. Kita tetap sama merasa sedih dan susah adanya kesukaran-kesukaran yang ada. Apapun perasaan hati yang ada, kita berketetapan dalam kehendak kita bagaimanapun kita memuji Allah. Karena adanya tekad dari kehendak itulah, Tuhan akan lalu jauh lebih mudah untuk menuntun dan membimbing kita. Dan tak lama lagi damai dan sukacita, keduanya akan kembali. Itu terjadi, bukan karena kita telah memperoleh sesuatu yang kita butuhkan, tetapi karena Tuhan Allah berkarya aktif dalam hidup kita.
Doa: Bapa, dalam keadaan terhibur ataupun rasa tertinggalkan, aku percaya bahwa Bapa tetap ada dan berkarya dalam diriku.
Janji: “Waspadalah, jangan sampai kalian disesatkan. Sebab akan ada banyak orang akan datang dengan memakai Nama-Ku.” --- Lukas 21:8
Pujian: Pastor Pembimbing Retret memberi pengarahan kepada para peserta retret, bagaimana menanggapi kalau baru mengalami ‘desolasi’ dan sebaliknya, bila mengalami ‘konsolasi’ dalam retret khususnya dan dalam hidup rohani pada umumnya.
Disusun oleh suatu Team
Di bawah koordinasi dan tanggung jawab Rm. Subroto Widjojo SJ