ALLAH MERAJA DIHIDUPMU
14 November 2024
Kamis, 14 November 2024
Filemon 1: 7-20
Mazmur 146:7.8-9a.9bc-10
Lukas 17:20-25
''juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." --- Lukas 17:21
DIMANA KERAJAAN ALLAH yang ada diantara kamu seperti yang Tuhan Yesus katakan dalam bacaan Injil hari ini? Banyak orang mencari dan sulit menemukannya, karena membayangkan, kerajaan yang dipimpin oleh Allah sebagai rajanya, bahkan ada yang mengartikan Kerajan Allah adalah tempat para kudus di Sorga.
Saudara, Tuhan Yesus datang untuk mewartakan Kerajaan Allah ini, dan memberitakan keselamatan melalui Kerajaan ini. Kerajaan bukanlah suatu tempat, tetapi kehadiran Allah didalam diri manusia. Sehingga Dia yang hadir itu menempati singgasana hati manusia menjadi raja atasnya. Dengan demikian, pemerintahan Allah tinggal didalam diri manusia dan kita melaksanakan kehendak-Nya dengan perbuatan dan perkataan kita. Maka kehadiran kita ditengah-tengah masyarakat diharapkan merupakan representative Allah, sehingga mereka merasakan kehadiran Nya yang terpancar melalui kita. {Titus Dwi Untoro)
DOA: 'Tuhan Yesus, terimakasih untuk kehadiran-Mu didalam diriku, Amin."
JANJI: "TUHAN membebaskan orang-orang yang terkurung, TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar." - Mazmur 146:7c-8
PUJIAN: Duns Scotus lahir di Maxton, Skotlandia pada tahun 1266 dan meninggal dunia di rumah biara Fransiskan di Kain, Jerman pada 8 Nopember 1308. Imam Fransiskan ini dikenal sebagai filsuf dan teolog kenamaan pada Abad Pertengahan. Scotus menilai teologi sebagai suatu pengetahuan praktis, maka ia mengajarkan bahwa manusia harus menjawabi dan menghayati cinta Allah yang dilimpahkan kepadanya. Dalam rangka itu, Wahyu Allah merupakan norma bagi tindakan manusia. Dengan mengikuti norma-norma yang diwahyukan, manusia akan mencapai kebahagiaan abadi. Namun menurut pandangannya, kendatipun manusia akan menikmati cinta illahi dan memandang Allah, kebahagiaan abadi itu tercapai lebih karena cinta akan Allah daripada tahu tentang Allah. Penyataan cinta Allah yang paling mulia terhadap semua makhluk ciptaan terutama manusia ialah "peristiwa inkarnasi, penjelmaan Allah menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus." Yesus Kristus adalah pusat dan tujuan penciptaan, pusat sejarah manusia, dan alam semesta. Di sinilah terletak titik sentral teologi Scotus
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)