ALLAH  TETAP PERKASA DAN BERKAYA

18 December 2018

Selasa, 18 Desember 2018

Yeremia 23:5-8

Mazmur 72:2, 12-13, 18-19

Matius 1:18-24

 

“Orang tidak lagi mengatakan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir!”--- Yeremia 23:7

 

ZAMAN YEREMIA, orang Yahudi senang sekali membaca dan menghafalkan sejarah leluhurnya: bagaimana Allah telah membebaskan mereka dari tanah perbudakan di Mesir dan dibawa-Nya keluar masuk ke Tanah Terjanji. Mereka juga sangat bangga memiliki para tokoh dan pahlawan mereka, seperti Musa, Daud, Salomo, Elia dsb. Dan memang sewaktu mereka membangun Bait suci, disertai dengan pembacaan kisah-kisah tersebut.

Tetapi dalam kutipan di atas dari bacaan pertama, mengapa Yeremia justru bertanya, mengapa rakyat Israel tak lagi membacakan kisah-kisah para leluhur suci mereka itu; mewartakan karya agung Allah itu? Aneh. Tetapi apakah Tuhan inginkan mereka ini lupa akan masa lampu mereka ? Tentu, sama sekali tidak!

Justru sebaliknya! Tuhan di sini ingin memberi harapan masa depan ysng cerah. Sebagaimana Allah telah membebaskan leluhur mereka dari perbudakan dan musuh-musuh, demikian juga Allah memberi harapan bahwa mereka akan terbebaskan dari Pembuangan di Babilon juga, tempat mereka dipermalukan. Allah akan melakukan sesuatu karya agung, seperti Dia telah melakukannya pada para leluhur mereka (Yer 23:8).

Wow, itu suatu pesan penuh harapan. Tuhan tidak akan menghibur mereka dengan ingatan akan kisah-kisah agung di masa silam. Ia tetap akan melaksanakan pada umat pilihan-Nya saat itu juga. Allah tetap ingin melindungi, mengajar dan membimbing mereka itu.

Dan kita? Seperti Umat Israel, kita bisa saja melihat masa lampau kita dan berpikir, “Ah, seandainya aku bisa balik ke sana!” Tentu kita tidak dapat memutar balik jarum jam. Demikian juga iman kita sekarang, tak perlu hidup di masa lampau. Kita percaya Tuhan tetap akan menyertai dan membimbing kita mengatasi permasalahan yang kita hadapi sekarang.

Tuhan Allah itu tetap perkasa waktu kemarin dan sekarang ! Dia tak akan meninggalkan kita. Ia ingin sekali tetapi memberkati kita setiap harinya. Mari kita buka hati kita kepada Tuhan lewat Sabda-Nya dan Ekaristi-Nya! Dan kita perlu menyadari bahwa hidup kita perlu menjadi berkat bagi sesama kita yang kita jumpai. Maka Tuhan akan tetapi memberkati kita masing-masing untuk itu, sekarang ini, setiap hari sampai Natal nanti.

 

Doa: Ya Yesus, datanglah segera! Tunjukkan kuat kuasa-Mu dan berkatilah aku!

Janji: “Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai istrinya” --- Matius 1:24

Pujian: Setelah pengumumnya akan adanya Retret Natal Keluarga, Sastra dan Ningsih mendaftarkan kelurgarnya untuk ikut Retret Natal Keluarga tersebut, agar anak-anaknya bisa tumbuh berkembang bersama sesama dan sebayanya di dalam Retret nanti.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.