ANAK PILIHAN

05 May 2022

Kamis, 5 Mei 2022

Santo Hilarius dari Arles, Uskup

Kis 8:26-40

Mazmur 66:8-9.16-17.20

Yohanes 6:44-51


 “Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku…”  --- Yohanes 6:44


TAK SEORANGPUN dapat memilih lahir sebagai bangsa apa, suku apa, berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, orangtua yang seperti apa, lingkungan keluarga yang bagaimana, kaya atau miskin, beragama apa dan sebagainya. Semua wewenang ada di tangan Tuhan, suka-sukanya Tuhan, mau ciptakan kita seperti apa. Dalam kemahakuasaan-Nya, Tuhan tetap memandang setiap kita berharga dan begitu mengasihi kita sekalipun kita orang berdosa. Namun dalam kenyataan hidup terjadi diskriminasi terhadap kaum atau pihak tertentu. Contohnya di mana yang kuat menindas yang lemah, mayoritas menindas minoritas, sekelompok orang mengejek atau memperlakukan orang secara berbeda karena perbedaan keyakinan, suku maupun ras, dan lain sebagainya. Siapa manusia sampai berani mendiskriminasikan sesamanya, yang kenyataannya sama-sama ciptaan Tuhan? Tuhan saja sebagai pemilik dan pencipta tidak membeda-bedakan kita. Tuhan sangat mencintai setiap kita apapun rupa, etnis, ras, agama, status, kaya atau miskin semua Tuhan cinta. Bukti cinta-Nya yang paling besar adalah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan setiap orang supaya tidak binasa (Yoh 3:16). Artinya Tuhan Yesus diutus untuk semua orang, bukan hanya untuk bangsa dan agama tertentu saja.

Hari ini Yesus berkata bahwa “ tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku… artinya ada orang yang ditarik ada yang tidak. Namun ini bukan berarti Bapa pilih kasih. Sekali lagi ini wewenang sepenuhnya Bapa, suka-sukanya Bapa mau pilih siapa untuk ditarik datang guna mengenal Yesus Kristus. Berbahagialah kita yang dipilih dan ditarik Bapa sendiri untuk mengenal dan mengalami penjumpaan secara pribadi dengan Tuhan Yesus. Mari kita tetap berusaha menjadi anak-anak pilihan Bapa yang menjadi terang dan garam  di tengah keberagaman kita. (NL)

DOA: Ya Bapa tariklah kami lebih dekat lagi untuk bisa datang dan mengenal Yesus secara pribadi, sehingga kami mampu mengasihi semua orang tanpa melihat latar belakangnya. Amin.

JANJI: “Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku, dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya daripadaku” - Mazmur 66:20

PUJIAN: Saulus, tokoh yang sangat membenci dan suka menganiaya para pengikut Kristus, akhirnya dipilih, ditangkap dan ditarik Bapa untuk mengalami penjumpaan secara pribadi dengan Tuhan Yesus. Setelah berjumpa dengan Yesus, tidak hanya namanya yang berubah menjadi Paulus, tetapi seluruh hidupnya berubah, Sekarang ia menjadi pengikut Kristus yang luar biasa bahkan menjadi salah satu rasul-Nya yang terutama.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.