ANDA PEREMPUAN PENDUKUNG PELAYANAN YESUS?
17 September 2021
Jumat, 17 September 2021
St. Robertus Bellarminus
1 Timotius 6:2b-12
Mazmur 49:6-7, 8-9, 17-18-20
Lukas 8:1-3
“Perempuan-perempuan itu melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.” Lukas 8:3b
ALLAH MENCIPTAKAN perempuan sebagai penolong yang sepadan dengan pria (Kej 2:18). Dalam bacaan Injil hari ini, peran perempuan yang begitu berharga itu ditempatkan sejak awal pelayanan Tuhan Yesus dalam pewartaan Injil. Hari ini kita diingatkan tentang peran perempuan yang melayani Yesus. Dalam Lukas 8:3b dikatakan, “dan masih banyak perempuan lainnya yang memakai kekayaan mereka sendiri untuk mendukung Dia”.
Jika anda ‘perempuan’ yang membaca kutipan Injil hari ini atau membaca renungan ini, apakah anda termasuk salah satu dari ‘perempuan lain itu’ yang melayani rombongan Yesus dalam pewartaan? Tetapi jika anda laki-laki, maknailah sebagai relasi dengan Allah itu sebagai relasi suami-istri, yang melambangkan hubungan Allah dengan umat-Nya, yaitu Kristus sebagai mempelai laki-laki dan jemaat-Nya sebagai mempelai Wanita (Ef 5:29-32).
Lalu bagaimana memaknai kata-kata memakai kekayaan mereka sendiri untuk melayani? Tentu di zaman pelayanan Yesus, artinya, para perempuan itulah yang mengurusi ‘masalah kebutuhan makan dan minum Yesus dan para murid-Nya’. Tetapi makna ‘kekayaan’ sekarang tidak dibatasi dengan ujud uang dan bahan makanan, tetapi jauh lebih luas. Dalam Buku Misi Evangelisasi Bab II, ‘Evangelisasi-Pendalaman’, dalam Seksi E, peserta diajarkan untuk ‘meninjau apa yang ada pada kita’. Bakat kreatifitas dan talenta kita adalah kekayaan yang Tuhan berikan kepada kita.
Marilah kita meninjau kekayaan kita itu untuk mendukung pelayanan pewartaan Evangelisi kita. Kita bisa membuat daftar, apa saja talenta dan bakat-bakat apa saja yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing. Apakah ada pengetahuan dan ketrampilan, sejauh masih dapat diperoleh dan memungkinkan, kita masih perlu tambah belajar dan berlatih? Dalam hal ini, tidak ada kata terlambat, ‘ah sudah usia…’ Kita belajar sepanjang hidup agar diri kita lebih diperkaya dan dimampukan menjadi ‘alat’ di tangan-Nya. (TDU)
DOA: “Tuhan Yesus, kuatkanlah dan perkaya kami dengan karunia-karunia Roh KudusMu agar kami lebih boleh melakukan pelayanan seturut kehendak-Mu.”
JANJI: “Kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaaan, kasih, kesabaran, dan kelembutan. Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau dipanggil...” 1 Timotius 6:11-12
PUJIAN: Peserta Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) yang tetap gigih melakukan kunjungan rumah dan pelayanan untuk menyapa dan membantu umat, setelah Kursus selesai, mengaku diri mereka semakin bertumbuh dan berbuah dalam hidupnya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ