ANUGERAH MENJADI KELUARGA ALLAH

20 July 2021

Selasa, 20 Juli 2021

Keluaran 14:21–15:1

MT Keluaran 15:8-9, 10, 12, 17

Matius 12:46-50


“Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di Surga, dialah saudara-Ku lakilaki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.” Matius 12:50


PERIKOP MATIUS 12:46-50 ini merupakan undangan untuk menjadi anggota keluarga Yesus dengan menuruti Kehendak Bapa. Ini suatu karunia, Tetapi sekaligus juga suatu komitment. Artinya, berkomitmen kepada Injil dan perintah untuk mewartakannya ke seluruh dunia. Dalam komitmen itu ada ketaatan, kasih, tindakan, dan yang terutama, ada relasi yang tetap dan tak pernah hilang, layaknya sebuah relasi dalam keluarga. 

Menjadi keluarga Yesus berarti menempatkan Allah sebagai Sumber dan Kepala kehidupan serta tujuan hidup dan segala aktivitas kita. Keluarga Allah itu sendiri merupakan sebuah anugerah, di mana segala relasi iman, pengharapan, dan kasih menjadi sebuah kesatuan. Pengikatnya adalah Roh Allah, Pencipta dan Sumber kasih (lih. 1 Yoh 4:8, 16).

Kasih dalam keluarga Allah itupun tak pernah sia-sia, tak pernah terlupa, tak pernah berkompormi, tak pernah bohong, tak pernah membuat kita terpuruk, atau kecewa. Kasih keluarga Ilahi itu konsisten, tanpa syarat, bisa diandalkan, tak terbendung, serta tidak pernah berakhir (lih. Rom 8:31-39). Kasih-Nya tidak membeda-bedakan, apapun keadaan kita (lih. 1 Yoh 3:1), karena kita semua telah diciptakan-Nya seperti “gambar dan rupa Allah” (lih. Kej 1:26, 27).

Yang istimewa, dalam Yesus Kristus, Kasih Allah itu telah menjadi manusia, seperti kita. Melalui sengsara, wafat, dan kebangkitan-Nya, Yesus telah mengangkat kita ke dalam hidup abadi, dalam kesatuan dengan Alah dan Roh Kudus. Itulah juga yang kita tawarkan kepada siapa saja; Ini maknanya doa kita “Datanglah Kerajaan-Mu”. Ini juga tanggapan positif kita akan amanat Yesus berikan kepada para rasul dan murid-Nya, “Pergilah dan wartakanlah Injil!” (Mat 28:20). 

Sekali lagi, syarat menjadi anggota keluarga Yesus Kristus, adalah mewartakan dan mewujudkan Injil—Kabar Gembira Keselamatan, dalam kehidupan konkret. Itu saja. (WIT)

DOA: “Ya Allah yang Mahabaik, persatukanlah kami semua dalam keluarga KerajaanMu, melalui ketekunan mewartakan InjilMu.”

JANJI: “Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur.” Keluaran 15:1

PUJIAN: Gereja adalah persekutuan Umat Allah. Sifatnya tidak hanya kategorial berdasar peran-peran umat di masyarakat, tetapi juga teritorial, berdasar tempat tinggal. Keduanya sama pentingnya, dan tidak boleh dipisahkan melalui pelayananpelayanan khusus. Di kota-kota besar, Gereja teritorial terkadang sulit diwujudkan, karena adanya perbedaan kelas-kelas sosial yang sangat mencolok. Sebaliknya, di wilayah perdesaan, Gereja kategorial tidak jalan, karena keragaman profesi tidak banyak. Ini menjadi tantangan kita semua.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.