APA YANG KAMU CARI?
23 September 2018
Minggu, 23 September 2018
Minggu Biasa XXV
Keb 2:12, 17-20
Mzm 54:3-6, 8
Yakobus 3:16—4:3
Markus 9:30-37
“Kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.” --- Yakobus 4:3
ANDA INGIN mencari kenikmatan? Tetapi ketahuilah, banyak bukti adanya akibat atau dampaknya! Dalam hal ini orang bisa ketagihan. Orang tidak akan merasa puas kalau hanya satu kali. Sudah menikmati dan ingin terus menikmati, sampai ketagihan atau menjadi tergantung dan diperbudak olehnya. Kita lalu menjadi hamba atau ‘batur’ nafsu cari kenikmatan ‘kedagingan’ itu! (Rm 6:12).
Mari kita berangan-angan! Ambillah salib. Tataplah Yesus yang tersalib itu beberapa detik saja! Selagi menatap Tubuh Kristus yang tersalib itu, coba tanya pada diri kita sendiri, bagaimana kalau “Yesus juga mencari kenikmati duniawi dan menolak untuk sengsara dan wafat di salib untyuk kita?
Setelah merenungkan ini, sekarang mohonlah kepada Yesus untuk mematahkan ‘belenggu’ ketergantungan ingin terus mencari kenikmatan duniawi! Petrus menegur kita “Telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan” mencari kenikmatan duniawi! (1 Ptr 4:3). Maka, permohonan anda tentu akan didengar dan dikabulkan. Dan selanjutnya, mulailah mencari apa yang berkenan kepada Tuhan! Biarkanlah dunia tersalib untuk anda dan anda tersalib bagi dunia (Gal 6:14).
Bila anda telah tersalib dalam segala keinginan anda, maka hati anda akan menjadi kosong, dan ini lalu layak untuk menerima kehendak Allah! Kalau demikian, anda akan siap untuk menerima hidup yang berkelimpahan, sukacita, damai, kasih dan karunia-karunia Roh Kudus lainnya.
Tobat dan mohon maaf kepada Tuhan karena pernah memanjakan keinginan naluriah anda. Mari mencari kehendak Allah yang lestari dari pada mencari kepuasan nikmat duniawi yang sementara!
Doa: Bapa , utuslah Roh Kudus-Mu untuk membantuku memerangi keinginan ‘kedaginganku’. Murnikan hati kami dari keinginan yang sia-sia.
Janji: “Hendaklah kita menjatuhkan hukuman mati keji terhadapnya, sebab menurut katanya ia pasti mendapat pertolongan." --- Kebijaksanaan 2:20
Pujian: Banyak orang peserta Seminar ‘Kedewasaan Kristiani Dasar’, mengalami kebebasan dari belenggu ketergantungan naluri-naluri yang menyesatkan.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ