APA YANG MENDORONG INGIN KETEMU YESUS?
24 September 2020
Kamis, 24 September 2020
Pkh 1:2-11
Mazmur 90:3-6, 12-14, 17
Lukas 9:7-9
“Ia (Herodes, raja wilayah), berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus” --- Lukas 9:9
ADA MOTIVASI kuat dalam diri para peziarah Israel, yakni ingin melihat Tanah Suci, di mana Yesus 2000-an tahun yang lalu hidup dan berkarya. Kita ingin melihat tempat-tempat di mana Yesus pernah lewati, singgah dan tinggal. Pengalaman berziarah ke Tanah Suci itu umumnya meneguhkan dan mendewasakan iman kita pribadi akan Yesus sang Juru Selamat.
Dalam kisah Injil banyak orang datang ingin bertemu dengan Yesus. Dorongan atau motivasi mereka berbeda-beda.
- Orang-orang majus (Raja ? Sarjana?) dari Timur (Mat 2:1-11), upama saja, datang mencari Kanak-kanak Yesus untuk menghormati dan menyembah-Nya ;
- Raja Herodes Agung merasa bahwa Yesus itu merupakan ‘ancaman’ maka ia ingin ketemu Yesus guna membinasakan-Nya;
- Sedang Nikodemus ingin sekali bertemu dengan Yesus, meski malam-malam, karena ia tahu betul bahwa Yesus itu datang “sebagai Guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya” (Yoh 3:1-13);
- Dan Herodes, Raja Wilayah, dalam bacaan Injil hari ini (Luk 9:7-9), ingin bertemu dengan Yesus, karena didorong oleh rasa takut kepada-Nya. Herodes ini yang menyuruh orangnya untuk menangkap dan memenjarakan Yohanes Pembaptis (Mrk 6:17-18), dan akhirnya nanti menyuruh orang memenggal kepala-Yohanes.
Dan kita? Apakah kita ingin bertemu Yesus karena ingin menyaksikan mukjizat yang Ia perbuat? Kita ingin bertemu Yesus karena kita membutuhkan bantuan-Nya, khususnya kalau kita dalam kesulitan? Atau kita benar-benar ingin berjumpa, karena kita yakin dan percaya bahwa Dia-lah sang Juru Selamat, Dia-lah Tuhan! (SW)
DOA: Ya Yesus, teguhkanlah iman kami akan Dikau! Engkau-lah Tuhan dan Juru Selamat kami!
JANJI: “Mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar.” --- Pengkotbah 1:8
PUJIAN: Selama wabah Kovid-19, sejak Maret, umat tidak bisa menghadiri Misa di Gereja. Ibadat Misa lewat virtual, yakni ‘live streaming’, tanpa menerima Komuni. Sangat dirasa oleh umat rindu menyambut Tubuh Kristus, sebagaimana dalam Misa hari Minggu biasanya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ