BACA – DOA - BERTINDAK
22 September 2019
Minggu, 22 September2019
Am 8:4-7
Mzm 113: 2 5
1 Tim 2:1-8
Lukas 16:1-13
“Kita akan membeli orang lemah karena uang, dan orang miskin karena sepasang sandal” --- Amos 8:6
SALAH SATU cara atau metode merenungkan ayat suci adalah pertama membaca ayat-ayat itu, upama bacaan kutipan Amos hari ini. Kita lalu merenungkannya dalam-dalam atau ber-refleksi dan akhirnya hasil renungan itu haruslah mendorong kita untuk bertindak.
Bacaan pertama kutipan dari kitab Amos. Kitab Amos ini terdiri dari sembilan bab, termasuk pendek, tetapi isinya pedas sekali atau ‘menusuk nurani kita’. Amos melawan orang-orang yang memeras orang-orang kecil. Orang-orang kecil, orang miskin, dari dulu sampai sekarang tidak bisa menyalurkan suara mereka. Tuhan Allah lalu menjadi ‘pembelanya’. Allah adalah Tuhan atas orang-orang miskin.
Paulus menasihati Timotius agar berdoa bagi para pembesar dan penguasa negeri supaya mereka mengusahakan pemerintahannya dengan bijak dan cerdas, sehingga kita, khususnya rakyat yang masih miskin merasakan kesejahteraan hidup, yang diusahakan negara lalu dapat hidup dengan tenang dan tentram (1 Tim 8:1-2).
Meskipun Tuhan Yesus menyatakan orang miskin itu ‘bahagia’, tetapi lewat rasul Yakobus Tuhan menyatakan bahwa iman tanpa perbuatan itu adalah iman yang mati. Iman tidak cukup kita renungkan dan syukuri, tetapi iman yang kita hayati adalah iman yang mendorong kita untuk ‘bertindak’ membantu kaum miskin. Dalam hal ini rasul Yohanes juga mengingatkan kita dalam suratnya, ‘Barang siapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya yang menderita kekurangan, tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimana kasih Allah dapat tetap dalam dirinya? Anak-anak-Ku , marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran” (1 Yoh 3:17-18).
Dalam pengadilan akhir, yang menjadi tolok ukur masuk surga adalah apakah kita memiliki hati yang berpeduli terhadap yang miskin dan tersingkir? Bisa saja guna mengetest kita Ia menyamar hadir dalam diri orang yang sakit, dalam tahanan, orang yang haus dan lapar, orang-orang yang tuna-wisma! Dengan tegas Yesus tandaskan bahwa, “segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku”(Mat 25:31-46).
Doa: Bapa, tolong diriku agar tidak hanya ‘omdo’ – ngomong doang -, tetapi menjadi pelaksana firman.
Janji: “Aku tidak akan melupakan untuk seterusnya segala perbuatan mereka” --- Amos 8:7
Pujian: Meski terlambat, umat katolik di negeri kita mulai menyadari perlunya berpeduli dan membantu umat kita yang menjadi TKI di luar negeri.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ