BAGAIMANA KITA DAPAT MASUK SORGA?
26 November 2018
Senin, 26 November 2018
St. Yohanes Berchmans, Biarw
Wahyu 14:1-5
Mazmur 24:1-6
Lukas 21:1-4
“Aku mendengar suara dari surga!” --- Wahyu 14:2
AGAR KITA dapat bersama Tuhan selamanya di surga, kita harus:
- memutuskan supaya Nama Tuhan tertulis di dahi kita (Why 14:1), artinya, kita dibaptis dalam Nama-Nya dan kita hayati janji-janji Baptis kita sepenuhnya dan secara terbuka;
- menyanyikan himne baru di hadapan tahta Allah (Why 14:3) sewaktu kita “menyembah-Nya dalam Roh dan kebenaran” (Yoh 4:24),
- membiarkan Tuhan membebaskan kita dari dunia (Why 14:3) dan “tiada kasih akan dunia, dan juga apapun yang ada di dunia (1 Yoh 2:15),
- jadilah “murni dan ikuti sang Anak Domba ke manapun selamanya Ia pergi ” (Why 14:4), dan
- membiarkan Roh Kudus memurnikan hidup, hati dan bibir kita dan menjadikannya suci jiwa dan seluruh kekuatan dan seluruh pikiran kita (Why 14:5; Ibr 12:14).
Secara khusus, kalau kita mau bersama Tuhan selamanya, kita harus memberikan kepada Tuhan bukan hanya kelebihan kita, tetapi setiap bagian dari hidup dan khususnya seluruh hidup kita sendiri (Luk 21:4). Malahan kita harus memberi kepada-Nya seluruh hati kita, seluruh jiwa kita seutuhnya dan seluruh kekuatan tenaga kita serta budi pikiran (Luk 10:27).
Tentu saja, secara manusiawi, kita menolak kalau harus menyerahkan segalanya kepada Tuhan (Mrk 10:22). Tetapi secara adikodrati, bila Roh Kudus memberi kita untuk percaya bahwa Yesus itu mencintai kita begitu besar, sampai Ia wafat di kayu salib untuk kita. Di sinilah kita lalu bisa mengasihi Yesus dan menanggapi dalam kasih dan berani menyerahkan hidup seutuhnya kepada-Nya. Dan kita menerima koderat baru di mana kita lalu dapat hidup bersama Tuhan untuk selamanya (2 Kor 5:17). Dalam kasih, kita serahkan segalanya kepada Yesus dan hidup bersama Dia selamanya di surga.
Doa: Ya Bapa semoga aku langsung bisa masuk surga bila saatnya tiba selaras dengan kehendak-Mu.
Janji: "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?" “Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.” ---- Mazmur 24: 3-4
Pujian: Pasutri Patrik dan Patricia dalam team mendoakan untuk kesembuhan orang-orang dan membawa mereka bebas dalam Kristus.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ