BANGKIT DARI KEMATIAN

04 April 2021

Minggu, 4 April 2021

Minggu PASKAH

Kisah Para Rasul 10:34a, 37-43

Mazmur 118:1-2, 16-17, 22-23

Kolose 3:1-4 atau 1 Kor 5:6b-8

Yohanes 20:1-9 atau Markus 16: 1-7

Siang/Sore : Lukas 24:13-35

 

“… bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.” ----  Yohanes 20:9

 

KETIKA TERLAHIR ke dunia, manusia sudah terikat dengan dosa asal yang tanpa sadar menggiringnya ke kematian rohani. Bentuknya : Manusia ditenggelamkan dalam hidup yang penuh dendam, iri hati, marah tak terkendali, tipu muslihat, haus akan kuasa, berzinah,  mendewakan uang, egois, dan lain-lain. Singkatnya, manusia tidak hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Inilah yang dinamakan hidup sebagai manusia lama.

Secara harafiah, “bangkit dari kematian” membuat orang takjub, mengherankan dan memikat perhatian setiap orang. Hari ini murid-murid Yesus juga dibuat terkejut, takjub, heran, penasaran dan ingin segera tahu keberadaan jenazah Yesus yang dikabarkan diambil orang dari kubur-Nya. Padahal Yesus sudah bangkit dari kematian-Nya.

Sahabat Kristus, secara kiasan hari ini Yesus ingin mengajak kita untuk bangkit dari ‘kematian’ cara hidup yang lama, pola dan gaya hidup lama. Marilah kita membuat dunia takjub, heran, penasaran dan punya rasa ingin tahu yang besar terhadap perubahan-perubahan hidup baru yang terjadi pada diri kita. Mereka bisa bertanya: Bagaimana mungkin ? Apa yang menjadi penyebab perubahan pola hidup ?

Dengan perubahan hidup yang berdampak kepada orang lain ini, kita mulai menjadi saksi atas perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib !  (NL)

 

DOA: Ya Bapa, curahkanlah Roh Kudus-Mu untuk membangkitkan kami dari cara hidup lama, agar kami tidak tenggelam dalam perkara dunia yang sia-sia. Buatlah kami senantiasa mengusahakan perkara-perkara yang di atas. Amin.

JANJI: Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan.”  ----  Mazmur 118:17

PUJIAN:  Ketika mengikuti suatu retret, Bunga menyadari dirinya belum menjadi manusia yang baik. Ia belum sepenuhnya menjadi pembawa kehidupan untuk suami dan anak-   anaknya. Bunga masih mempunyai sikap yang membuat orang lain tidak nyaman bila berhadapan dengannya. Himpitan dunia dan pekerjaan yang begitu banyak membuat ia memperlakukan suami serta anak-anaknya dengan cara dunia. Di tempat itulah, Tuhan menjamah hatinya. Ia bertekad untuk menjadi wanita yang membawa kehidupan untuk keluarga dan sesama.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

 

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.