BELAJAR TAAT
07 October 2022
Jumat, 7 Oktober 2022
Kisah para rasul 1:12-14
Lukas 1:46-55
Lukas 1:26-38
“Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu itu.” --- Lukas 1:37
Pemberitaan malaikat kepada Bunda Maria bahwa dia akan mengandung dan Mesias akan lahir melalui rahimnya, tentu membuat Bunda Maria sangat terkejut. Secara manusiawi Bunda Maria bertanya bagaimana ini mungkin terjadi karena belum menikah. Malaikat terus meyakinkan dan menyampaikan pewahyuan secara langsung kepada Bunda Maria. Daya Ilahi yang ada dalam diri Bunda Maria terus memberi kekuatan dan dorongan, maka tercetuslah perkataan “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu itu”. Padahal resiko besar sedang menanti di depan, yaitu hukuman dirajam sampai mati jika diketahui wanita hamil tanpa suami yang menjadi aturan orang Yahudi pada masa itu. Bunda Maria tidak berontak ataupun berbantahan dengan malaikat walaupun tahu resiko yang akan dihadapi. Bunda Maria begitu taat.
Betapa kita juga sering diperhadapkan kepada masalah dan mengharuskan kita memilih “ya” atau “tidak”. Pertanyaannya seberapa banyak dari kita yang memilih taat ? Kita cenderung mempertimbangkan segala sesuatu dari sisi kacamata kita, keinginan diri sendiri, mau cari aman saja dan tidak mau keluar dari zona nyaman. Firman Tuhan berkata “Lihatlah Aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk: berkat, apabila kamu mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu yang kusampaikan kepadamu pada hari ini; dan kutuk jika kamu tidak mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu…” (Ul 11:26-28) . Saat kita taat kepada perintah Tuhan maka Tuhan mendatangkan berkat dalam hidup kita. Sebaliknya saat kita tidak taat kepada perintah Tuhan maka kutuk yang akan datang dalam hidup kita. Namun bukan berarti kita taat kepada perintah Tuhan karena ingin mendapat berkat-Nya semata. Namun kita taat kepada perintah Tuhan sebagai perwujudan cinta kita kepada Tuhan. Sekarang pilihan ada di tangan kita mau berkat atau kutuk ? Mau mencintai Tuhan atau mendukakan Tuhan ? Apapun modusnya baik karena “berkat” ataupun “mencintai Tuhan”, Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi-Nya… (Roma 8:28).
Hari ini Bunda Maria memberi teladan ketaatan yang patut kita teladani. Dengan ketaatan Bunda Maria mendatangkan berkat keselamatan bagi seluruh umat manusia. Dengan ketaatan Bunda Maria kita memiliki “Juru Selamat” ,Sang Pendamai antara kita dengan Allah. Maukah kita juga belajar taat untuk mendatangkan berkat bagi hidup kita, keluarga dan sesama? (NL).
DOA: “Bapa di surga, anugerahkanlah ketaatan kepada kami, mampukan kami untuk belajar taat kepada perintah-Mu yang mendatangkan berkat bagi keluarga dan sesama.”
JANJI: “Kasih sayang-Nya turun-temurun kepada orang yang takwa.” Lukas 1:50
PUJIAN: Kisah Oktober sebagai Bulan Rosario. Tiap tanggal 07 Oktober hari ini, Gereja menjadikannya sebagai pesta Bunda Maria sebagai Ratu Rosario. Ini mengenang kemenangan armada kristiani melawan pasukan Turki, di kota Lepanto, italia. Ini berkat doa umat kristiani setiap hari berdoa Rosario atas anjuran Paus. Dan sejak itu bulan oktober dikenal sebagai Bulan Rosario. Dan umat katolik setia taat berdoa Rosario, juga di bulan Mei, meski bukan bulan Rosario. Dan Doa Rosario yang dapat di daras secara pribadi maupun bersama menjadi doa favorit khususnya kalau umat bertemu bersama dan tidak tau mau doa apa, mereka selalu mengeluarkan Rosaria atau Kontas untuk berdoa Rosario. Doa Rosario yang awalnya hanya 4 peristiwa, lalu di tambah peristiwa Terang. Kelima peristiwa itu tiada lain mengenang ‘peristiwa Yesus atau Riwayat Hidup-Nya’. Maka sebenarnya umat katolik berdoa Rosaria dengan kelima peristiwa tersebut bukan pertama berdoa kepada Bunda Maria melainkan merenungkan Hidup Yesus dari kelahirannya sampai kemuliaannya ke Surga.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ