BELAS KASIH TUHAN
12 February 2022
Sabtu, 12 Februari 2022
1 Raja-Raja 12:26-32;13:33-34
Mazmur 106:6-7a.19-20.21-22
Markus 8:1-10
“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini” --- Markus 8:2
KASIH IBU sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah. Peribahasa ini sudah tidak asing bagi kita yang menggambarkan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya itu tak mengenal batas waktu. Sementara kasih anak yang diberikan kepada orangtua memiliki batasan. Seberapapun nakalnya anak, apapun perlakuan yang tidak menyenangkan dari anak, tidak akan mengurangi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Tangannya senantiasa terbuka menyambut anaknya kembali walaupun sudah disakiti ataupun didurhakai anaknya.
Demikian juga kasih setia Allah yang tak berkesudahan kepada bangsa Israel sebagai bangsa pilihan. Walaupun bangsa Israel berulang-ulang berbuat dosa, menyakiti hati Allah dengan menggerutu dan menyembah ‘illah’ bangsa asing. Tangan Allah senantiasa terbuka menyambut dan menolong umat Israel saat bangsa Israel menyadari kesalahan dan berbalik kepada Allah.
Namun saat ini Allah tidak hanya tunjukkan belas kasih-Nya kepada bangsa Israel, dengan diutusnya Anak Tunggal-Nya. Belas kasih Allah juga ditujukan kepada kita dan bangsa manapun yang percaya dan hidup benar di hadapan-Nya, dalam dan lewat Yesus Kristus.
Hari ini Tuhan Yesus menunjukkan belas kasih-Nya dengan memberi makan kepada orang banyak yang mengikuti-Nya. Tuhan Yesus tidak tega menyuruh orang banyak yang tidak mempunyai makanan itu pulang kelaparan. Hati Yesus selalu tergerak oleh belas kasihan. Semoga hati kita juga mewarisi teladan Tuhan Yesus yaitu hati yang memiliki belas kasihan kepada keluarga dan sesama yang membutuhkan!
Mari mulai belajar berbelas kasih khususnya kepada mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan kita. (Naili)
DOA: Ya Bapa, tunjukkanlah belas kasih-Mu dengan menganugerahkan kepada kami hati yang berbelas kasih kepada keluarga dan sesama kami!
JANJI: “Nenek moyang kami di Mesir, tidak mengerti perbuatan-perbuatan-Mu yang Ajaib, tidak ingat besar kasih setia-Mu” - Mazmur 106:7
PUJIAN: Tiap tanggal 22 Desember diperingati Hari Ibu. Ada ‘wa’ terkirim berisi pujian kepada para ibu. Terdapat 18 pujian. Antara lain, berbunyi, ‘Ibu itu hebat’ :
‘Wanita yang mampu berdiri menyelesaikan masalahnya’,
‘Mampu berdoa dan percaya semua akan berlalu’,
‘Bersabar saat tertekan’,
‘Tersenyum saat hati menangis’,’Diam saat dihina’,
‘Mempersona karena memaafkan’,
‘Mampu membalut luka hati dengan tersenyum’ dan ‘Mampu menghapus dendam dengan maaf’.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ