BELAS KASIHAN YESUS
05 July 2022
Selasa, 5 Juli 2022
Hosea 8:4-7.11-13
Mazmur 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10
Matius 9:32-38
“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala." --- Matius 9:36
DI DALAM BERBAGAI ASPEK kehidupan, kita bisa melihat berbagai tanggapan orang atas keberhasilan atau kebaikan seseorang. Ada yang menanggapinya secara positif dan ada yang secara negatif. Demikian pula tanggapan orang Farisi yang menilai secara negatif atas pelayanan Yesus untuk menolong dan menyembuhkan seorang bisu yang kerasukan setan. Orang Farisi tersebut mempunyai motivasi untuk kepentingan pribadi, mereka khawatir popularitas mereka akan tergeser oleh Yesus.
Kita bisa melihat komitmen Yesus dalam mewartakan kerajaan Allah dalam seluruh karya kasih pelayanan-Nya yang nyata dalam kehidupan umat manusia. Yesus benar-benar menyadari misi perutusan dari Bapa kepada-Nya. Bukan popularitas dan ego diri yang Yesus jalankan dalam misi-Nya. Tapi dengan penuh belas kasih-Nya Yesus menyatakan kasih Bapa yang menyelamatkan, menyembuhkan, dan memberi kelepasan kepada seluruh umat manusia. Apa yang dilakukan-Nya tulus tanpa pamrih, tanpa mencari pujian dan penghormatan.
Ketika melihat orang yang sangat banyak yang haus akan kesembuhan jasmani dan rohaninya, rindu akan bimbingan Tuhan dalam kehidupan mereka, hati Yesus tergerak oleh belas kasihan kepada orang-orang tersebut dan Yesus berkata: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Matius 9:37b-38).
Kita semua adalah murid-murid Yesus yang dipanggil-Nya untuk melakukan tuaian itu dengan penuh suka cita. Sebagai murid-murid Yesus, kita semua dipanggil untuk mewartakan Injil dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam keluarga, tempat kerja, dan masyarakat di sekitar kita. Kita memberikan pewartaan berdasarkan kesaksian hidup kita yang nyata dalam hidup kita. Mari kita bergembira dan bersemangat dalam mewartakan Injil Kristus yang merupakan Kabar Gembira dari Tuhan untuk seluruh umat-Nya. (FL)
DOA: Bapa yang mengasihiku, terima kasih untuk Yesus, Putra-Mu yang merupakan Sabda-Mu yang hidup. Beri kami keberanian dan semangat untuk selalu menjadi pewarta Kabar Gembira-Mu.
JANJI: “Tuhan telah mengingat kita; Ia akan memberkati, memberkati kaum Israel, memberkati kaum Harun.” - Mazmur 115:12
PUJIAN: Antonius Maria Zaccaria dengan semangat yang bernyala-nyala sejak masa kecilnya dalam memperhatikan penderitaan sesama dan begitu banyak usahanya untuk membawa orang-orang kepada Yesus. Antonius menunjukkan kesucian hidup yang bukan bermula dari karya besar tapi karena niat masa kecilnya. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Leo XIII pada tahun 1897.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ