BENCANA MERONTOKKAN IMAN?

23 November 2021

Selasa, 23 November 2021

Beato Miguel Agustin Pro

Daniel 2:31-45

MT Daniel 3:57-61

Lukas 21:5-11

 

“Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya” -- Daniel 2:44

 

ORANG MENYAKSIKAN dan mengagumi kemegahan dan keindahan bangunan Bait Suci di Yerusalem (Luk 21:5). Dan dalam Markus, dikisahkan ada seorang murid berkata kepada Yesus, “Guru, lihatlah betapa kokohnya batu-batu itu dan betapa megahnya gedung-gedung itu” (Mrk 13:1).

Tetapi bagaimana tanggapan Yesus? “Apa yang kamu lihat di situ – akan datang harinya, di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan” (Luk 21:6). Mengerikan!   

Memang apa yang dikatakan Yesus terjadi, sewaktu pasukan Romawi di bawah Kekaisaran Titus menghacurkannya, di tahun 70. Dan sisa-sisa bangunan yang hancur itulah yang dapat kita lihat sekarang: antara lain Tembok Ratapan.

Penghancuran Bait Suci di Yerusalem ini juga pernah terjadi dan menimpa Bait Suci pertama yang dibangun oleh Raja Salomo, di abad X sebelum Yesus. Penghancuran pertama dilakukan oleh tentara Nabukadnesar, raja Babilonia, tahun 586.

Dan setelah kembali dari pembuangan, orang Yahudi membangunnya kembali dan selesai di tahun 515 sebelum Yesus. Dan inilah yang disaksikan dan dikagumi para rasul dan orang-orang zaman Yesus.

Bait Suci adalah  pusat peribadatan Yahudi, di mana dipersembahkan korban-korban kepada Yahweh. Kalau pusat peribadatan agama dihancurkan, jatung iman kepercayakan diporakperandakan, rakyat Yahudi tentu tunduk takluk. Begitulah cara berpikir musuh-musuh bangsa Israel saat itu.

Bagi kita, Bait Suci  juga ada dalam hati kita masing-masing. Bila ada malapetaka, bencana dan tragedi kehidupan, sangat diharapkan ‘Bait  suci’ dalam hati kita tak tergoncangkan, apalagi hancur lebur. Sejauh hati kita tak terpusat pada malapetaka dan bencana serta masalah, tetapi pada Yesus sang Juru selamat, iman kita akan tetap kokoh kuat. Memang barang-barang yang indah mahal, gedung-gedung Gereja yang dibangun dengan arsitektur yang indah nan megah, dilengkapi dengan hiasan yang mahal-mahal, meski itu semua diperuntukkan guna memuliakan Tuhan Allah, juga bisa hancur lebur. Tetapi Kerajaan atau Bait Suci yang dibangun oleh Allah sendiri akan tetap jaya selamanya (Dan 2: 44).

Kita sendiri harus tetap berjaga dan waspada akan segala ajaran yang masuk ke dalam hati kita lewat apa yang kita dengar dan apa yang kita lihat dan baca, dan yang disampaikan oleh mereka-mereka yang mengatasnamakan Yesus. Waspada, jangan sampai kita tersesatkan oleh pewartaan mereka, nabi-nabi palsu. Iman kita harus tegak tangguh seperti ‘kaki besi’ bukannya ‘kaki dari besi campur tanah liat’ (Dan 2:3-45). (S.Widjojo)

 

DOA: Tuhan teguhkanlah iman kami kepada-Mu sehingga hidup kami tahan pencobaan hidup.

JANJI: “Waspadalah, supaya kamu jangan sampai disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai Nama-Ku” -- Lukas 21:8

PUJIAN: Tour-leader Ziarah ke Tanah Suci, umumnya mengajak peziarah yang dibimbingnya berhenti sejenak di tempat dari mana dulu para murid berdiri mengagumi keindahan dan kemegahan bangunan Bait Suci dan Yesus menanggapinya dengan nubuat hancurnya Bait Suci itu.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.