BERANI DATANG KEPADANYA

10 November 2021

Rabu, 10 November 2021 

St. Leo Agung

Kebijaksanaan 6:1-11

Mazmur 82:3-4,6-7

Lukas 17:11-19


” Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau." --- Lukas 17:19

 

KISAH YESUS menyembuhkan sepuluh orang sakit kusta, hanya dikisahkan oleh Lukas (17:11-19). Orang yang sakit kusta di jaman itu pasti terbuang dan harus diisolasi dari masyarakat. Mereka terpisah dari keluarga dan masyarakat,  segala aktifitas social mereka  menjadi sangat terbatas. Demikian juga kesepuluh orang yang sakit kusta pasti mengalami hal yang sama. Mereka menderita, meresa jengkel terhadap keadaan yang menimpa dirinya. Mereka pasrah atas kelemahan tubuhnya dan tinggal menanti ajal menjemputnya.

Namun, ketika mereka mendengar tentang Yesus dan kuasa-Nya  menyembuhkan dan ketika mereka tahu Yesus akan lewat di dekat mereka , timbulah harapan untuk sembuh, harapan untuk berkumpul kembali dengan keluarganya dan harapan untuk hidup normal. Mereka berdiri di kejauhan, tidak berani datang mendekati-Nya. Mereka berseru kencang , “Yesus, Guru, kasihanilah kami!”. Yesus menerima seruan permohonan mereka. Dari jauh Yesus hanya memandang mereka dan mengatakan, ”Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam!” Dan seketika mereka semua menjadi tahir – sembuh total.  Namun, hanya satu dari penderita kusta yang menyadari kesembuhannya, ia lalu kembali menemui Yesus untuk berterima kasih dan menyatakan kekaguman kepada-Nya. Yesus memberikan kesepuluh penderita kusta itu suatu anugerah yang besar. Mereka sembuh. Kehidupan dan martabat sera harga diri  mereka dipulihkan. Mereka bukan lagi orang yang kotor, yang perlu dihindari dan terbuang melainkan menjadi orang yang merdeka kembali, menjadi warga masyarakat yang normal.

Bagaimana dengan kita?

Mungkin saat ini kita mempunyai kelemahan dalam hidup kita apakah berupa sakit penyakit maupun persoalan yang membuat kita terbuang, terisolasi, terhina dan tersingkir. Mungkin kita sedang marah karena keadaan ini. Hari ini, Yesus sang sumber kehidupan dan sang penyembuh mau melawat kita. Siapkan hati kita agar kita berani datang kepada-Nya dan berseru: “Tuhan Yesus, kasihanilah saya!” Dan siap mendengar jawaban Yesus, “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau." Karenanya kita mengucap syukur kepada-Nya, jangan sampai Dia menegur kita, “Di manakah yang sembilan orang itu ? Tidak ada di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah…?” (Luk 17:17-18). (Surikno).

 

DOA: Ya  Bapa, kami mohon rahmat kepada-Mu untuk tidak lupa mengucap syukur dan memuliakan-Mu atas segala berkat yang kami terima.

JANJI: “Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim, belalah hak orang sengsara dan orang yang kekurangan! Luputkanlah orang yang lemah dan yang miskin, lepaskanlah mereka dari tangan orang fasik!" --- Mazmur 82:3-4

PUJIAN: Santo Leo Agung, yang kita kenang hari ini, adalah seorang Paus pembela ajaran iman yang benar. Ia seorang gembala yang baik yang berani membela umatnya dari berbagai serangan. Ia menjadi teladan bagi para gembala: penuh semangat, berhati lapang tetapi tetap saleh. Selama masa pontifikatnya, ia membangun dan memperbaiki banyak gereja. Masa kepemimpinannya menandai salah satu masa yang paling penting dalam sejarah Gereja Awal. Ia wafat pada tanggal 10 Nopember 461 dan Gereja menjadikan tanggal itu sebagai hari peringatan wajib Santo Leo Agung.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ


Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.