“BERDESAK-DESAKAN”
19 January 2017
Kamis, 19 Januari 2017
Ibrani 7:25-8:6
Mazmur 40:7-10, 17
Markus 3:7-12
“BERDESAK-DESAKAN”
“Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.”
(Ibrani 7:25)
KITA seakan-akan menyaksikan Yesus dikerumuni banyak sekali orang. Mereka berdesak-desakan. “Banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea, dan Yerusalem dan dari daerah Tirus dan Sidon” (Mrk 3:7-8). Karena banyaknya orang, Yesus “menyuruh murid-muridNya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya. Sebab Ia menyembuhkan banyak orang sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya” (Mrk 3:9-10). Bukan hanya penyakit badani, juga roh-roh jahat, yang mengganggu orang-orang, “jatuh tersungkur di hadapan-Nya” (Mrk 3:11).
Peristiwa itu mengingatkan kita kata-kata Santo Agustinus, hati kita tak diam sebelum hati kita berada di dalam Yesus. Kalau kita menyadari bahwa Yesus dekat dengan kita, kita merasa seakan-akan kita ingin lari mendekat-Nya, dan ingin mendekap-Nya. Kita rasakan bahwa Dia-lah satu-satunya harapan kita. Dan kita akan dapat hilang kalau kita tidak dengan-Nya. Tiap orang memiliki kekosongan hidup dan hanya Yesuslah yang dapat mengasihi dan memenuhinya.
Mari kita bersujud di hadapan Kaki Yesus. Pegang Dia erat-erat.
Doa:
Bapa, berilah hatiku kasih yang menyala akan Yesus Putera-Mu.
Janji:
“Biarlah bergembira dan bersukacita karena Engkau, semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu, tetap berkata: “Tuhan itu besar.” (Mazmur 40:17).
Pujian:
Bu Rini, mengadakan gerakan cinta Kitab Suci, dengan membuka kelompok ‘WA’ menjadi anggotanya. Ia membimbing semua peserta WA-nya dengan pedoman tiga bab dari Kitab Suci dibaca tiap hari, dan para peserta melapor lewat WA pukul berapa mereka selesai membacanya. Semua patuh melaksakannya.
Penanggung Jawab: Rm. Subroto Widjojo, SJ