BERIKANLAH DENGAN CUMA-CUMA

08 July 2021

Kamis, 8 Juli 2021

Kejadian 44:18-21, 23b-29; 45:1-5

Mazmur 105:16-17, 18-19, 20-21

Matius 10:7-15


“... karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.” Matius 10:8b


SETIAP ORANG tanpa kecuali pasti memiliki masalah dan pergumulan hidupnya masingmasing. Setiap kita juga akan memberi tanggapan yang berbeda-beda terhadap masalah yang kita hadapi. Ada yang tidak bisa menerima kenyataan atas masalah yang dihadapi sehingga susah untuk move on. Ada yang menyalahkan, protes bahkan marah kepada Tuhan. Ada yang menyalahkan orang lain dan tidak mau mengampuninya. Tetapi ada pula yang menyadari bahwa apa yang dialami dalam hidupnya semua atas ijin Tuhan sehingga dapat menerima masalahnya dengan lapang dada, segera move on, cepat mengampuni dan tetap melakukan perbuatan kasih.

Kitab Kejadian menceriterakan bahwa semua perlakuan yang tidak menyenangkan hati Yusuf dari saudara-saudaranya, termasuk ketidaknyamanan dirinya selama di Mesir, tidak menimbulkan kemarahan yang berkepanjangan dan dendam di hati Yusuf. Hal ini dapat dibuktikan saat bencana kelaparan melanda seluruh negeri, Yusuf tetap menolong, tidak menghakimi, tidak membenci saudara-saudaranya, yang datang mencari bantuan. Yusuf bahkan menghibur mereka agar tidak susah hati dan menyesali diri karena telah menjual Yusuf ke Mesir. Yusuf menerima anugerah sebagai penguasa di Mesir dengan cuma-cuma dari Tuhan. Dengan cuma-cuma pula Yusuf menyalurkan berkat itu kepada saudara-saudaranya tanpa memandang kesalahan mereka yang pernah lakukan terhadap dirinya.

Hari ini Yusuf memberi kita pelajaran dan teladan yang sangat berharga: Mampukah kita untuk move on, mengampuni dan tetap melakukan perbuatan kasih dengan cuma-cuma serta tanpa syarat kepada orang-orang yang dulu pernah memberi masalah dan melukai hati kita? (NL)

DOA: “Ya Bapa, berikanlah hati yang mau mengampuni dan tetap melakukan kasih kepada orang-orang yang pernah melukai hati!”

JANJI: “Ketika Tuhan mendatangkan kelaparan ke atas tanah Kanaan, dan menghancurkan seluruh persediaan makanan, diutusNyalah seorang yang mendahului mereka.” Mazmur 105:16-17

PUJIAN: Di tembok depan gedung Gereja S. Yusuf, Gedangan, Semarang, tertulis dalam Bahasa Latin, “Ite ad Yoseph” –Pergilah kepada Yusuf– (Kej 41:55). Itu kata Firaun kepada rakyat Mesir yang kelaparan, termasuk saudara-saudara Yusuf yang menjualnya ke Mesir, yang kelaparan. Melihat mereka datang, Yusuf pura-pura tidak mengenal mereka. Ia tidak dendam, apalagi membalas mereka. Yusuf tetap peduli kepada mereka dengan memberi gandum lebih dari cukup dengan cumacuma.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.