BERJAGA-JAGALAH DALAM KEHIDUPAN KITA

12 November 2023

Minggu, 12 November 2023

Keb. Salomo 6:13-17

Mazmur 63:2.3-4.5-6.7-8

1 Tesalonika 4:13-18

Matius 25:1-13


“Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari  maupun akan saatnya.” --- Matius 25:13


PERUMPAMAAN TENTANG gadis bijak dan bodoh mengingatkan agar kita untuk hidup dengan bijak dan benar serta senantiasa  memperhatikan keadaan rohani kita masing-masing mengingat  kedatangan Kristus bisa datang di saat yang  tidak terduga. Berjaga-jaga bukan berarti hidup ketakutan akan hari esok karena akan meninggalkan dunia fana ini, tetapi selalu berjaga-jaga dalam setiap perbuatan kita. Kita harus selalu mengarahkan hidup seperti yang Tuhan kehendaki, bukan dengan rajin berdoa dan beribadah saja tetapi hidup dengan bijaksana dalam setiap perbuatan kita terutama dalam mengasihi dan mengampuni sesama serta taat akan segala perintah-perintah Tuhan dalam Firman Allah yang sudah Tuhan berikan kepada kita untuk menuntun hidup kita agar selalu mawas diri dalam setiap langkah hidup kita. Sehingga ketika Tuhan datang untuk kedua kalinya, kita sebagai pengikut-Nya dinyatakan sebagai pribadi yang sudah siap dan layak masuk ke dalam Kerajaan Sorga.  (Lilyana).

 

DOA: ”Bapa yang berbelas kasih, bimbing dan tuntunlah kami selalu dalam setiap tingkah dan langkah kami agar kami selalu hidup dalam belas kasih yang telah Bapa ajarkan kepada kami supaya ketika Engkau datang untuk kedua kalinya, kami Engkau layakkan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, Amin."

JANJI: “Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.” - Mazmur 63:2,5

PUJIAN: Yosafat Kuntsevych, O.S.B.M., adalah seorang biarawan dan uskup agung Gereja Katolik Yunani Ukraina, yang dibunuh di Vitebsk, Kevoivodesan Vitebsk, di Persemakmuran Polandia-Lithuania, pada 12 November 1623. Santo Yosafat adalah salah dari sedikit orang di zamannya yang bersedia mati  demi penyatuan gereja Ortordoks dan Katolik, suatu gerakan yang kemudian disebut ekumenisme.

 Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.