BERSEKUTU DENGAN YESUS

06 May 2022

Jumat, 6 Mei 2022

Santo Dominikus Savio

Kisah 9:1-20

Mazmur 117:1,2

Yohanes 6:52-59


”Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman”. --- Yohanes 6:54


PERAYAAN EKARISTI yang diadakan Yesus dalam Perjamuan terakhir di  hari Kamis Putih, merupakan suatu peristiwa yang sangat penting dan berharga bagi Gereja. Pada saat Ekaristi, roti dan anggur diubah menjadi tubuh dan darah Tuhan Yesus dan saat kita menyambutnya, maka kita pun bersekutu dengan Dia. Dia berada di dalam diriku, dan hal ini menunjukkan bahwa memang kita adalah murid-murid-Nya.

Dengan menjadi murid-Nya berarti kita sudah menerima dan mengimani, bahwa Tuhan Yesus adalah Juruselamatku dan Tuhanku. Inilah bukti dari iman Kristen yang kita miliki. Hal inilah yang membuat kita mempunyai benih hidup yang kekal. Sengsara, Wafat dan Kebangkitan-Nya  membuktikan bahwa Dia sudah mengalahkan maut, dan membuahkan keselamatan. Karya keselamatan ini dihadirkan kembali dalam Perayaan Ekaristi. Dan dalam Doa Anamnese, imam selebran mengucap doa -baik didoakan atau dinyanyikan- “Marilah menyatakan/mewartakan misteri iman kita!” atau “Agunglah misteri iman kita”. Dan umat yang hadir menanggapinya dengan menjawab, “Wafat-Mu Tuhan, kami wartakan, Kebangkitan-Mu kami muliakan, hingga Engkau datang”, atau, “Setiapkali kami makan roti ini, dan minum dari pialas ini , wafat-Mu Tuhan kami wartakan, hingga Engkau datang”.

Jadi bila kita telah ditebus oleh-Nya, maka diri kita bukan lagi menjadi milik kita, tetapi menjadi milik Tuhan Yesus. Ini berdampak pada hidup kita seutuhnya dan selanjutnya :

Kita perlu bertindak berdasarkan perintah-Nya bukan berdasarkan keinginan diri kita pribadi lagi .

Kita perlu menjaga kemurnian tubuh  dan seluruh anggota badan kita, karena tubuh kita adalah Bait Allah.

Karena kita telah ditebus-Nya, maka kita menjadi “Kristus-kristus” yang datang tidak untuk dilayani melainkan melayani ‘orang-orang yang paling hina’ (Mat 25:40, 45).

Semua hal itulah yang perlu kita lakukan sepanjang hidup kita, karena Tuhan Yesus yang telah lebih dahulu peduli dan mengasihi kita. (DAG)

DOA: Tuhan Yesus, aku bersyukur karena aku telah Engkau tebus, dan Kau jadikan murid-murid-Mu. Ajar daku agar menjadi pengikut-Mu yang setia dan bertanggungjawab penuh kepada-Mu.

JANJI: “Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!” - Mazmur 117:2

PUJIAN: St. Dominikus Savio (1842-18570, adalah santo pelindung remaja, khususnya remaja putra. Peringatan pestanya tiap tgl 6 Mei.   Sejak kecil ia memiliki kehidupan rohani yang berbeda dengan teman-teman seusianya: memiliki sifat rela berkorban untuk melindungi teman-temannya, sudah bercita-cita untuk menjadi orang kudus. Sebelum menerima komuni pertama, ia telah menuliskan empat janji : (1) Ia akan menerima Sakramen Tobat dan Sakramen Ekaristi sesering mungkin; (2) mempersembahkan  hari Minggu serta hari-hari libur, sepenuhnya untuk Tuhan; (3) Sahabat terbaiknya adalah Yesus dan Maria; dan (4) Lebih baik mati daripada berbuat dosa. Ia meninggal pada usia 14 tahun karena sakit!

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.