BERSERAH DAN BELAJAR PADA YESUS
13 December 2023
Rabu, 13 Desember 2023
Yesaya 40 : 25 – 31
Mazmur 103 : 1-2, 3-4, 8, 10
Matius 11 : 28 – 30
“Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.” --- Matius 11 : 29
HARI INI, Yesus mengajak kita untuk menanggapi ajakannya memikul kuk yang Yesus pasang dan belajar dari-Nya. Memikul kuk artinya kita mau menyerah sepenuhnya kepada kuasa dan kendali Yesus. Kita mau menyerahkan diri kita menjadi milik Yesus seutuhnya. Kita juga mau mengikuti dan tunduk pada ajaran-ajaran Yesus dan menjadikannya sebagai jalan hidup kita.
Kita mau melepaskan semua keinginan dan kehendak bebas kita sehingga kita benar-benar tunduk pada kehendak-Nya saja, karena kita hidup hanya dengan dan bersama Yesus. Bersama Yesus, “kuk” itu tidak akan menjadi beban, karena kita sendirilah yang dengan percaya dan berserah memikul dan memasang “kuk” itu sendiri. Bagaimana kita dapat melakukan itu? Tentu saja dengan belajar dari Yesus sendiri.
Untuk itulah Yesus mengajak kita untuk belajar dari-Nya. Yesus menghendaki kita menjadi murid-Nya yang sejati, artinya hidup kita menjadi serupa dengan Dia dalam berpikir, berbicara dan bersikap. Kita percaya bahwa Yesus adalah kebenaran yang sejati yang memberi hidup kekal. Dari Yesus kita belajar arti hati yang lemah lembut dan penuh belas kasih. Hati yang memampukan kita mengasihi Yesus dan sesama. Kelemah-lembutan membawa kita pada kerendahan hati, yang membawa kita sadar bahwa hidup kita bergantung hanya pada Yesus. Maka, apabila kita benar-benar hidup dengan memikul “kuk” Yesus dan belajar dari-Nya kita memperoleh ketenangan dalam hidup kita, apapun yang kita alami. (Kiki Oktavia).
DOA: ”Tuhan Yesus berilah kami hati yang selalu percaya pada semua kehendak-Mu dalam hidup kami, percaya bahwa Engkau akan memberikan yang terbaik bagi kami. Ajar kami untuk selalu hidup bersama-Mu dan menyerahkan segala sesuatu hanya kepada-Mu. Beri kami hati yang penuh belas kasih dan ajar kami untuk selalu rendah hati sehingga kami setia dalam mengikuti-Mu, Amin.”
JANJI: “Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya.” - Mazmur 103:2
PUJIAN: Lusia dari Sirakusa (283 – 304) juga dikenal sebagai Santa Lucia, dilahirkan pada akhir abad ketiga di Syracuse, pulau Sicilia. Santa Lucia merupakan seorang martir yang tewas pada penganiayaan Diokletianus. Ia dimuliakan sebagai orang kudus oleh Gereja Katolik Roma, Gereja Ortodoks, Persekutuan Anglikan dan Lutheran. Santa Lucia wafat tanggal 13 Desember 304 M di Sirakusa, Italia. Ia adalah salah satu dari delapan wanita yang bersama Bunda Maria dimuliakan dalam Kanon Misa. Santa Lucia dikenal sebagai Santa Pelindung bagi para tuna netra.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)