BERSUKACITALAH
12 December 2021
Minggu, 12 Desember 2021
Minggu Advent III
Zefanya 3:14-18a
MT Yesaya 12:2-3.4bcd.5-6
Filipi 4:4-7
Lukas 3:10-18
“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!
Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”
Filipi 4:4
BERSUKACITALAH SENANTIASA dalam Tuhan. Itulah seruan Minggu Advent III “Laetare!”. Hal inilah yang perlu kita lakukan, baik saat hidup - kita sedang di atas maupun saat berada di bawah-. Sukacita tidak tergantung pada keadaan. Yang perlu kita lakukan selalu bersukacita dalam hati.
Sebagai manusia, kita memiliki hati dan akal, yang dapat kita olah secara mandiri, tidak ditentukan oleh berbagai hal yang berada di luar diri kita. Jadi keputusan untuk bersukacita perlu kita jadikan suatu kebiasaan yang positif, apalagi bersukacita dalam Tuhan.
Pada saat Pandemi seperti saat ini, apakah kita menderita dan sedih, karena banyak anggota keluarga, teman-teman yang meninggal? Hal ini memang benar terjadi. Perekonomian kita dan usaha banyak yang mengalami kemunduruan dan mungkin bangkrut ? Benar demikian. Apakah kita perlu berduka karena semua hal itu. Rasanya tidak perlu, karena mereka yang meninggal sebenarnya sudah tenang bersama Tuhan Yesus, dan mereka sudah tidak menderita lagi. Keterpurukan ekonomi saat ini juga hampir dialami oleh semua orang, tidak hanya kita saja. Meski demikian kita perlu tetap berusaha, dan tidak perlu berduka terus menerus. Dengan bersuka cita, maka imun tubuh pun meningkat, sehingga kita menjadi kebal dan sehat, sehingga dapat terus berusaha dan menolong orang lain yang lebih menderita daripada kita. Tuhan itu mahapemelihara !
Jadi dengan bersukacita, kita sehat, bahagia, sehat dan pikiran tenang tanpa beban. Dengan demikian kita dapat menikmati hidup dan tetap bisa berkarya bersama dan demi Tuhan. Serta tentu saja kita teapa dapat berkomunikasi dengan Tuhan, dalam doa-doa kita dengan penuh kedamaian dan harapan. (D. Agus G.)
DOA: Roh Kudus, pimpin kami agar dapat terus bersukacita dalam hidup yang turun naik ini. Mampukan kami untuk bersyukur setiap saat dan selalu berserah kepada kehendak-Mu.
JANJI: “Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil”. Mazmur 112:4
PUJIAN: Para tenaga kesehatan, di tengah kesibukan, dengan capai dan cemas, mereka terus melayani para pasien yang butuh pertolongan dengan penuh sukacita.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ