BERSYUKUR ATAS BELAS KASIHAN YESUS

01 December 2021

Rabu, 1 Desember 2021

Beato Dionisius dan Redemptus

Yesaya 25:6-10a

Mazmur 23:1-3a.3b-4.5.6

Matius 15:29-37

 

“….. Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu!” --- Matius 15:32a

 

BELAS KASIH muncul ketika mendengar penderitaan orang lain. Seperti saat Pandemi Covid-19, hampir semua media masa setiap hari menyampaikan perkembangan  kasus ini: upaya penanganan, jumlah yang terpapar, kesembuhan maupun kematian para korban. Menjadi bersyukur mendapat berita kesembuhan, dan berduka ketika ada yang meninggal .

Beberapa bulan yang lalu, kami ke rumah sakit  dan mendapatkan hasil PCR, saya dan istri positif. Membeludaknya jumlah korban yang terpapar membuat pihak rumah sakit merekomendasikan kami untuk isolasi mandiri (isoman) di rumah. Kamipun pulang ke rumah dan langsung berdoa. Memohon pertolongan  Tuhan memberikan jalan kesembuhan. Kami menelpon ketua Rukun Tetangga (RT), tetangga dekat, dan juga kepada kedua anak kami yang tinggal di luar kota.  Menjalani isoman di rumah membuat kami sempat kuatir bagaimana memenuhi  kebutuhan sehari-hari.  Ternyata, Yesus  langsung menunjukkan belas kasihan-Nya.  Ia tidak membiarkan umat-Nya kelaparan dan pingsan di jalan ketika mengikuti-Nya- Matius 15:32.

Sebagai pengikut-Nya, kamipun  menerima belas kasihan Yesus melalui perhatian anak-anak kami, para tetangga, dan teman-teman lingkungan. Mendengar kami terpapar covid-19. Mereka menelpon  dan memastikan   siap secara bergiliran   memenuhi  makan  minum, dan obat-obatan selama kami isoman. Kami menjadi tenang dalam menjalani  isoman sampai dinyatakan sembuh.

Tuhan hadir menunjukan  belas kasihan-Nya  yang selalu indah pada waktunya. (Thony O.).


DOA: Ya Yesus, mampukanlah aku supaya bisa menjadi saluran berkat–Mu dengan berbelas  kasihan  kepada sesama yang memerlukan pertolongan.

JANJI: “Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak;  pialaku   penuh melimpah.”-- Mazmur 23:5

PUJIAN: Dalam tugasnya di Aceh,  Bruder Dionisius dan Redemptus - meskipun sudah ditangkap dan disiksa -, mereka tetap tidak mau mengingkari iman katoliknya. Mereka tetap bersaksi tentang Kristus  dengan berkobar-kobar. Mereka berdua dibeatifikasi sebagai Beato, pada tanggal 10 Juni tahun 1900 oleh Paus Leo XIII.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.