BUTUH REKONSILIASI

23 February 2018

Jumat, 23 Februari 2018

St. Polikarpus, UskMrt

Yehezkiel 18:21-28

Mazmur 130:1-8

Matius 5:20-26

BUTUH REKONSILIASI

“Jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.” --- Matius 5:23-24

REKONSILIASI TERASA sukar bagi sebagian dari kita. Rujuk kembali rukun kembali. Memaafkan dan melupakan perbuatan mereka yang tidak  menyenangkan, gampang dikatakan, sukar dilakukan.

Ada seorang teman, seorang penulis di suatu Majalah, dilaporkan ke Dewan Etik, tentang sesuatu pelanggaran yang ia tidak lakukan. Berhubung sudah di ‘posting’ dalam ‘youtube’, beritapun tersebar. Ia merasa sakit hati, karena sebenarnya hanya karena ada temannya yang iri hati, maka ia mendapat perlakuan demikian. Sebelum diperiksa kebenarannya, ia telah dihakimi oleh media dan dianggap benar-benar bersalah. Setelah diperiksa dipelajari dan diselidiki, ternyata dakwaan pelanggaran itu tidak didukung oleh bukti-bukti kuat. Akhirnya laporan itu gugur. Meski dinyatakan tak bersalah, pemulihan nama baik tidak serta merta terjadi. Banyak teman telah meninggalkan dia dan menghindari kalau berjumpa. Hukuman sosial terasa berat.

Suatu ketika, teman yang membuat laporan palsu itu berjumpa dengannya dan meminta maaf. Berat hatinya untuk memaafkannya. Tetapi ia merasa harus berdamai -- berekonsiliasi. Karena peristiwa itu, ia telah marah-marah kepada Tuhan. Sekarang ia telah berdamai dengan Tuhan. Ia berdamai dengan teman yang menyakiti hatinya. Dan ia juga berdamai dengan diri sendiri.

Kita yang berani ber-rekonsiliasi atau berdamai, kita  menjadi pemenang. Kita lalu disembuhkan. Berdamai dengan diri sendiri, dengan Tuhan dan dengan orang yang menyakiti hati kita. Dan orang yang menyakiti hatipun lalu merasa tenang karena telah dimaafkan dan menemukan damai kembali juga.

Doa: Tuhan, bantu dan tolong kami agar kami benar-benar bisa menghayati  perintah-Mu untuk mengasihi dan memaafkan teman dan sesama yang lain.

Janji: “Jika Engkau ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan Tuhan, siapakah yang dapat tahan?” --- Mazmur 130:3

Pujian: Satriavi menghadap seorang Pastur memohon doa dan berkat, agar dirinya  dapat memaafkan temannya yang mencemarkan nama baiknya.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.