CINTA YANG TAHAN BANTING
21 May 2019
Selasa, 21 Mei 2019
Kisah Para Rasul 14:19-28
Mazmut 145:10-13, 21
Yohanes 14:27-31
“Untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah, kita harus mengalami banyak sengsara” --- Kisah Para Rasul 14:22
DI KALA GEREJA PERDANA, orang dilempari batu-batu sampai hampir mati, karena demi iman akan Yesus, jelas-jelas itu suatu cobaan amat berat, derita dan sengsara. Tetapi dapat kita bayangkan bagaiamana mungkin Paulus kembali ke kota sampai dua kali, untuk memberi kesaksian akan Yesus – ke kota di mana-mana orang benci dan telah berusaha membunuhnya – itu benar-benr suatu tindakan kesaksian yang tak dapat diungkiri oleh siapa saja (Kisah14:20, 21).
Itulah cinta Paulus yang luar biasa kepada Yesus! Dan itu benar-benar menyemangati dan membesarkan hati kita tanpa batas. Betapa cinta Paulus yang benar-benar tahan-banting dipertunjukkan kepada kita, sewaktu ia memutuskan untuk kembali tempat di mana dia dicoba dibunuh dan ia tetap dalam perjalanan misionernya. Kalau sampai ada orang dilempari batu sampai hampir remuk dan dinyatakan sudah mati, dan bangkit lagi serta menyampaikan pesan bahwa orang harus menderita banyak sengsara untuk masuk ke Kerajaan Alah, pesan itu tentu harus disambut dengan serius (Kisah 14: 19, 22)!
Mungkin saja kita lalu takut akan cobaan ngeri sedemikian, takut akan derita, sengsara dan penganiayaan. Tetapi, tak perlu takut, Yesus memberi damai-Nya kepada kita dalam derita cobaan yang berat itu. Dalam hal ini Yesus pernah bersabda kepada para murid-Nya, “Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepada-mu,.., jangan gelisah dan cemas hati!” (Yoh 14:27). Maka tak perlu kita gelisah dan cemas akan cobaan yang berat demi Tuhan Allah; di situ akan ada memar-memar karena ‘peperangan’, demi kemuliaan Allah. Dan memar-memar di badan itu menjadi tanda bahwa kita milik Yesus (Gal 6:17). Cobaan-cobaan berat akan terus terjadi, tetapi itu akan menjadikan cinta kita akan lebih tahan banting. Kita buang rasa takut dan cemas akan cobaan demi iman akan Yesus.
Doa: Ya Bapa , semoga budi dan hati terpusat pada kemataian dan Kebangkitan Yesus dan memandang derita dan sengsara kami ini hanya hal kecil saja! (Rm 8:18).
Janji: “Paulus dan Barnabas memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceritakan segala sesuatu yang Allah lakukan dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu kepada bangsa-bangsa lain kepada iman” --- Kisah Para Rasul 14:27
Pujian: Meski tidak wajib, hari dan tanggal ini, kita memperingati S. Kristofer Magallanes. Dia bersama 24 temannya tetap seta pada iman akan Yesus dan akhirnya semua dibunuh.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ