CIRI PELAYAN TUHAN YANG BERKUASA

06 July 2022

Rabu, 6 Juli 2022

Hosea.10:1-3.7-8.12

Mazmur 105:2-3.4-5.6-7

Matius 10:1-7


"...memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan." --- Matius 10:1


KISAH PENGUTUSAN kedua belas murid Yesus dalam Injil ini memberikan gambaran kepada kita bahwa:

Pertama, Yesus memanggil ke dua belas murid-Nya ini tidak hanya untuk menikmati persekutuan dengan-Nya, tetapi mau diutus untuk membagikan apa yang pernah mereka rasakan saat bersama Yesus. Orang Kristen  dipanggil tidak untuk menikmati kasih Kristus sendiri saja, tetapi juga memberikan kesempatan bagi orang lain untuk merasakan kasih Kristus.

Kedua, Yesus tidak mengutus murid-Nya sendiri saja. Perhatikan kata "kedua belas murid itu". Malahan, Markus mencatat bahwa para rasul itu diutus berdua-dua (Mrk. 6:7). Dengan berdua-dua, mereka dapat saling mendukung, menguatkan, atau menguji jika ada suatu pendapat. Bisa jadi, Yesus hendak menghindari kecenderungan sikap sombong dalam diri para murid-Nya. Jika hanya satu orang, saat berhasil mudah bagi dia untuk mengklaim sukses tersebut sebagai karyanya sendiri. Pengutusan secara kelompok memampukan orang belajar memahami bahwa keberhasilan bukan karyanya sendiri semata, tetapi karya bersama  orang lain, dan bersama Tuhan.

Ketiga, Yesus memberi kuasa-kuasa memberitakan Injil, menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, dan mengusir setan-setan.

Jelaslah bahwa utusan membawa wibawa Kristus yang mengutus mereka. Kenyataan ini seharusnya membuat para utusan Kristus tak perlu bersikap rendah diri. Bagaimanapun, Kristus yang telah mengutus dan memberi kemampuan kepada mereka berupa kuasa-Nya.

Keempat, Yesus melarang para murid membawa harta dan bekal. Yesus hendak mengajar para murid-Nya untuk pasrah total kepada-Nya selaku Pengutus. Artinya, Kristus yang akan mencukupkan kebutuhan mereka melalui orang-orang yang menerima pelayanan mereka. Dan sewajarnyalah, setiap utusan berserah diri secara total kepada Pribadi yang mengutusnya.

Panggilan dan perutusan Tuhan Yesus, saat ini juga dilimpahkan kepada kita, semua anggota Gereja. Lewat sakramen Baptis dan sakramen Krisma,  kita dipanggil dan diutus untuk menjadi saksi-saksi Kristus dalam kehidupan dan pelayanan kita setiap hari. Kita tentu tidak diutus seperti para rasul masuk ke desa-desa atau kota-kota untuk mewartakan pertobatan. Kita diutus sebagai rasul di tangah-tengah masyarakat dengan cara hidup kita masing-masing. Kesaksian hidup kita sebagai orang yang yang baik, benar, jujur dan adil itulah sebetulnya pewartaan kita kepada dunia saat ini. Inilah pelayanan yang berkuasa yang kita wujud nyatakan melalui kesaksian hidup kita. Semoga orang-orang yang berjumpa dengan kita dapat merasakan kehadiran Kerajaan Allah. (JRS)

 

DOA: Tuhan Yesus Kristus, terima kasih karena kami boleh menjadi murid-murid-Mu. Pimpinlah kami agar dapat menggunakan semua kuasa yang Engkau percayakan kepada kami dengan sebaik-baiknya untuk melakukan karya-karya kasih-Mu yang menyelamatkan banyak orang.

JANJI: “Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”  - Matius 28:20b

PUJIAN: Para Katekis yang melayani murid-murid Katolik yang bersekolah di sekolah non-Katolik, telah memberikan waktu dengan terus memperhatikan perkembangan iman Katolik setiap anak didiknya. Mereka telah menghadirkan Kristus dalam hidup dan pelayanan mereka, sehingga banyak orang juga dapat mengalami pertumbuhan iman mereka kepada Tuhan.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.