DARI ‘PENGANIAYA’ MENJADI DIANIAYA’ KARENA YESUS

25 January 2021

Senin, 25 Januari 2020        

Hari ke VIII Pekan Doa Sedunia

Bertobatnya St. Paulus

Kisah para Rasul 22: 2-16 (9:1-22)

Mazmur 117:1bc-2

Markus 16: 15-18

 

“Mengapa kami masih ragu-ragu. Bangunlah, berilah dirimu dibaptis…!” --- Kisah para Rasul 22:16


PASANGAN-PASANGAN suami-istri yang merayakan atau memperingati Pesta Perkawinannya tentu ingat kapan dan di mana mereka berdua jatuh cinta untuk pertama kali. Pandangan pertama yang merenggut hati tentu waktu itu diteruskan dengan janji untuk ketemu dan ketemu lagi. Dan ini berulang kali membuat makin mengenal dan makin akrab serta berakhir pada ‘saling menyambut Sakramen Perkawinan’.

Demikian kisah itu dapat diterapkan pada diri Paulus, sewaktu ia pertama kali ia berjumpa dengan Yesus. Peristiwa yang tak terlupakan dalam hidup Paulus. Dan ini tidak berhenti di sini. Ia masih beberapa kali bertemu Yesus, meski tidak sedramatis seperti jumpa yang pertama. Tiap perjumpaan dengan Yesus tentu memiliki makna tersendiri. Dan itu membawa pengenalan dan cinta akan Tuhan bertumbuh semakin mendalam.

Bisa saja salah satu dari kita mengalami juga perjumpaan dengan Yesus demikian dramatisnya seperti Yesus, seperti Paulus alami. Atau bisa saja perjumpaan kita dengan Yesus perlahan berkembang, tahap demi tahap semakin mengenal dan semakin cinta pada-Nya. Masih banyak yang Yesus ingin sampaikan dan ajarkan kepada kita dalam setiap perjumpaan itu.

Itu terjadi saat-saat kita menghadap-Nya, entah dalam doa kita pribadi, saat Adorasi, saat membaca Kitab Suci atau dalam  Renungan Harian sewaktu mempersiapkan diri untuk merayakan Ekaristi. Yesus Kristus, Raja Semesta Alam itu berkenan datang dan hadir dalam diri kita – tak memandang ‘siapa kita’ atau apa yang kita lakukan atau sebaliknya kita alpa melakukannya. Ia datang untuk menunjukkan kasih cinta-Nya kepada kita yang semakin mendalam. Ia datang untuk memberi kita keberanian dan kekuatan serta kemampuan untuk menghadapi segala tantangan hidup. Ia datang untuk memberi setetes rasa damai-Nya yang melebihi segalanya.

Betul! Mengapa ‘masih ragu-ragu’? Setiap hari bagi kita umat beriman merupakan kesempatan guna berjumpa dengan Yesus dan semakin dirubah diri kita semakin serupa dengan-Nya. (SW)

 

DOA: Ya Yesus, aku ingin sekali berjumpa dengan-Mu setiap hari. Berilah daku api cinta-Mu yang membara terus, berilah daku keberanian guna mewartakan Injil Damai-Mu!

JANJI: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakan Injil ke segala mahkluk. … Mereka pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut berkarya dan meneguhkan firman dengan tanda-tanda yang menyertainya”--- Markus 16:15, 20

PUJIAN: Sebagai hari Penutup PDS: Umat diminta selalu ada sukacita dalam hati (Yoh 15:11). Himne bagi Kristus, seperti terdapat dalam Kolose 1:15-20, sebagai gambaran masa depan , buah dari usaha PDS, yakni  bumi kita akan menjadi tempat tinggal bagi semua mahkluk, yang hidup bersama dalam damai dan sukacita.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.