DEMI KEMULIAAN ALLAH YANG LEBIH BESAR
31 July 2018
Selasa, 31 Juli 2018
St. Ignatius dr Loyola, Im
Yeremia 14:17-22
Mazmur 79:8-9,11,13
Matius 13:36-43
“Demi kemuliaan Nama-Mu, tolonglah kami ya Allah, penyelamat” --- Mazmur 79:9
AD MAIOREM DEI GLORIAM. Disingkat ‘AMDG’. Hari ini pesta peringatan Santo Ignatius dari Loyola, pendiri Serikat Yesus atau ‘SJ’.
Bacaan Misa Harian tetap diambilkan dari bacaan hari Selasa, dalam Minggu Biasa ke-16. Tetapi bagi gereja poroki atau Kolese atau Komunitas Yesuit, Gereja menyediakan rumus bacaan khusus. Yang menarik ialah adanya akronim ‘AMDG’, yang berarti ‘Demi Kemuliaan Allah yang lebih Besar’. Itu bukan sekedar ‘semboyan’ atau ‘motto’. Sebenarnya masih ada lanjutan dari semboyan itu, utuhnya : “Ad Maiorem Dei Gloriam inque Salutem Humanum”, atau “dan demi Keselamatan Umat Manusia”.
Lalu apa maknanya bagi hidup kita yang ingin mengenal ‘kerohanian Ignatian?’
- “Semboyan itu, adalah ‘pola hidup rohani umat Katolik’, yang mewarnai segala pikiran, setiap perbuatan dan tindakan. Segala-galanya itu dipertimbangkan dari sudut pandang ‘apakah itu selaras dan menambah Kemuliaan Allah Yang lebih Besar?’
- Segala keberadaan kita dalam hidup dan kerja ‘untuk orang lain’
- Usaha dan upaya guna menemukan Allah dalam segala hal;
- Mencari celah guna mewartakan Kemuliaan Tuhan, dalam pelbagai kegiatan yang kita lakukan;
- Panggilan meninggalkan ‘zone aman’, untuk mengabdi dan memuliakan Tuhan, bersama dengan semua orang dari pelbagai macam keragaman, yang bermaksud baik.
Visi kehidupan atau nilai hidup Kristiani yang berbobot itu ditaburkan lewat dan dalam dunia pendidikan dan juga lewat karya pastoral pelayanan ‘retret ignatian’. Dalam dunia pendidikan, anak-anak remaja kita digembleng untuk menjadi ‘man/woman for others’, yakni hidup unyuk melayani kesejateraan lahir batin sesama. Dan lewat retret, kita yang yang dibimbingnya diarahkan menjadi ‘manusia-manusia baru’, yang berorientasi ke ‘tambahnya kemuliaan Tuhan dan keselamatan sesama?
Sudahkah semboyan ‘AMDG’ menjadi sumber inspirasi hidup kita? Menjadi daya pendorong untuk hidup demi Tuhan dan sesama, dan bukan berorientasi kepada kesejahteran dan keselamatan diri kita sendiri?
Doa: Bapa, semoga Serikat Yesus Engkau kuatkan dengan panggilan-panggilan baru, baik itu anak muda, mahasiswa mapun profesional muda, untuk mengabdi dan melayani semakin baik dalam Gereja dan masyarakat.
Janji: “Pada waktu itulah, orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa” --- Matius 13:43
Pujian: Setelah mengikuti Retret Ignatian selama delapan hari, pasutri Hardiyanto berprofesi ‘dokter’ bersedia menjadi ‘relawan bidang kesehatan.’
Penanggung jawab RH: Rm Subroto Widjojo, SJ