DI AWAL  KALAH - DI AKHIR MENANG TOTAL

25 October 2019

Jumat, 25 Oktober 2019

Roma 7:8-25a

Mzm 119:66,68, 76-77, 93,94

Lukas 12:54-59

 

“Di dalam anggota-anggota tubuhku, aku melihat hukum lain, yang berjuang melawan hukum  akal budiku dan membuat aku tawanan hukum dosa, yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku” --- Roma 7:23

 

PAULUS DALAM SURATNYA terkutip dalam bacaan pertama ini, mengungkap adanya peperangan atau pergumulan dalam diri pribadi kita. Kita melakukan yang jahat sedang hal itu tidak kita inginkan atau rencanakan (Rm 7:19). Memang seakan-akan kita itu terpaksa perang dengan diri kita sendiri kalau kita mendengarkan dan menanggapi keinginan ‘daging’ kita (1 Ptr 2:11). Menurutnya, kita-kita terasa terpaksa dari koderat kita tak dapat berbuat apa-apa dalam peperangan yang terjadi dalam diri  kita sendiri. Kita lalu menjadi tawanan perang (Rm 7:23). Keadaan kita benar-benar bobrok. Kita masing-masing lalu berseru: “Siapakah yang akan melepaskan  dari tubuh maut ini?” (Rm 7:24). Dan jawabannya menjadi suatu dilema bagi kita umat manusia (> yes or no!). “Syukur kepada Allah oleh Yesus Kristus Tuhan kita!” (Rm 7:25).

Maka, Yesuslah satu-satu Harapan kita. Dia-lah satu-satu Harapan yang kita butuhkan! Dan Nama Yesus itulah Nama yang suci, sebab hanya dalam Nama-Nyalah kita diselamatkan (Kis 4:12). Juga, Yesus-lah satu-satu Jalan untuk keluar dari kebobrokan hidup kita ini, dari kekalahan kita,  dan dari perbudakan kita (Yoh 14:6). Yesus adalah satu- satu Jalan menuju kemenangan  atas  koderat kita yang telah jatuh, atas setan dan atas dunia.

Dan kita lalu menerima suatu koderat yang baru, menerima hidup dalam Yesus Kristus, berkat Baptisan kita. Agar kita dapat hidup dengan Dia dan dalam Dia, kita harus menghayati Baptis kita, bukan sekedar kadang-kadang kita memperbaharui Janji Baptis kita. Dalam hal ini dalam menghayati Janji Baptis ini dalam Yesus, haruslah kita lakukan dengan segenap hati dan sepenuh jiwa (Rm 6:3).  Jadilah umat beriman yang bebas merdeka dan jadi pemenang!

 

Doa: Ya Bapa, semoga aku memahami dan menghayati kekayaan yang luar biasa dan sekaligus  tanggung jawab  atas  Baptis yang telah aku terima.

Janji: “Jikalau engkau pergidengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai  dulu dengan dia selagi di tengah jalan, supaya jangan engkau diseretnya kepada Hakim...” --- Lukas 12:58

Pujian: Tarji bertahun-tahun menjadi pengguna ‘narkoba’ yang berakhir masuk penjara satu tahun. Karena dalam penjara ada pelayanan bagi dia dan teman-teman senasib, sewaktu  telah bebas, ia langsung masuk bergabung ke dalam Persekutuan Doa, dan bulan  berikutnya ia mengikuti  Seminar Hidup Baru dalam Roh Kudus. Ia lalu benar-benar merasa bebas.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.