DI BALIK PENAMPILAN

08 December 2019

SATU PERJAMUAN

DESEMBER  2019


Minggu, 8 Desember 2019

Minggu Advent II

Yesaya 11:1-10

Mazmur 72:1-2, 7-8, 12—13, 17

Roma 15:4-9

Matius 3:1-12


 

“Ia tidak akan menghakimi dengan  sekilas pandang saja, atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang” --- Yesaya 11:3


MASA ADVENT  milik St. Yohanes Pembaptis. Dalam penampilan sebagai pendahulu yang menyiapkan jalan bagi Yesus, tidak mempunyai seorang yang bertugas sebagai ‘Humas’. Ia tidak memiliki seseorang untuk menasihatinya tentang hidup di sekitarnya, atau apa-apa saja yang patut diucapkannya, makan makanan apa  seperti dalam masyarakat sekitarnya.  Yohanes itu hidup di padang gurun, pakaiannya dari bulu unta yang kasar, makanannya belalang dan madu hutan (Mat 3:4). Dengan lantang ia menyebut orang-orang Farisi dan Saduki itu “keturunan ular beludak”.

Kita ingin mengikuti dan meneladan  dia? Baiknya jangan! Tetapi keteladanan Yohanes dan kata-kata nabi Yesaya di atas patut kita cermati. Apakah kita dengan mudah dan  cepat menilai orang dari penampilannya? Tetapi perlu kita akui bahwa diri kita mudah cemas dan was-was akan penampilan kita keluar. Kalau penampilan keluar terus kita perhatikan dan usahakan, hal ini bisa mengganggu hal-hal batin dan rohani kita, upama saja, relasi kita, hidup doa kita dan kedermawanan kita!

Minggu ini kita telah memasuki Minggu Advent II. Bacaan  hari ini mengingatkan kita bahwa Yesus itu melihat di balik penampilan kita. Ia melihat batin kita. Ia memperhatikan isi hati kita.

Dan bagaimana kita sendiri kalau memandang orang lain? Kita masih menilai orang lain, dari luarnya saja?    

 

DOA: Ya Yesus , jauhkan dari diriku cara penilaian akan orang lain yang keliru, yakni hanya dari penampilan lahiriah saja!

JANJI: “Aku membaptis kamu dengan air, sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku, ...Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api!” --- Matius  3:11

PUJIAN: Yohanes Pembaptis, sebagai pendahulu Yesus guna meratakan jalan bagi-Nya, kita dapati dalam Injil Matius bab tiga. Kisah ini juga diabadikan oleh Lukas (bab 3), Markus (bab 1) dan Yohanes (bab 1).

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.