DIAMBANG LIANG KUBUR
16 May 2018
Rabu, 16 Mei 2018
St. Andreas Bobola
Novena Pentakosta Hari ke-6
Kisah Para Rasul 20: 28-38
Mazmur 68: 29-30, 33-35a. 35b-36c
Yohanes 17:11b- 19
“Mereka sangat berdukacita, terlebih-lebih karena ia katakan, bahwa mereka tidak akan melihat mukanya lagi. Lalu mereka mengantar dia ke kapal.” ---Kisah Para Rasul 20: 38
PAULUS TAK memikirkan diri tetapi memikirkan orang lain, yakni para murid Kristus. Saat itu ia menyadari bahwa dirinya akan dieksekusi mati. Ia tak peduli akan dirinya sendiri. Telah lama ia sesali dan bertobat dari segala dosanya dan ia telah meninggalkan dirinya sendiri, dan menyerahkan dirinya pada tangan Allah maha pemelihara.
Paulus prihatin akan para pengikutnya. Ia doakan agar mereka tetap pada ajaran kebenaran. Ia inginkan agar mereka menjaga diri mereka sendiri dan teman-temannya menghadapi serigala-serigala buas. “Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri. Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu” (Kisah 20:28-30). Itu guru-guru palsu yang akan mencoba menyesatkan kawanan Yesus dengan ajaran palsu, sesudah kematiannya.
Sewaktu Yesus tiba saatnya untuk menderita dan dibunuh, Ia sama sekali tak peduli akan Diri-Nya sendiri. Ia sudah sehari-harinya meninggalkan Diri-Nya sendiri dan menyerahkan segalanya ke tangan Bapa yang penuh kasih. Yesus sangat peduli akan pengikut-pengikut-Nya agar tetap berpegang pada ajaran-Nya yang benar (Yoh 17: 12, 15). Para murid sangat diharap menjaga diri terhadap serigala-serigala ganas yang mencoba menyesatkan pada kawanan itu dengan ajaran-ajaran mereka yang palsu sesudah wafat-Nya (Yoh 10: 5,8,12).
Bagaimana tanggapan anda bila lewat nabi Yesaya, Tuhan bersabda, dengan kata-kata nabi kepada raja Hizkia “Kamu akan mati” (Yes 38:1). Anda sudah dekat liang kubur ! Apa yang menjadi keresahan hati anda? Apakah kiranya anda akan berfokus pada diri anda saja ? Atau segera anda memikirkan orang-orang yang anda cintai dan orang-orang yang pernah anda perkenalkan dengan Tuhan lewat pewartaan Kabar Gembira tentang hidup dan karya Yesus ? Apakah anda juga memikirkan bagaimana selanjutnya para pengikut anda yang telah menerima Yesus itu? Apakah anda doakan agar mereka tetap berpegang pada ajaran kebenaran Injil dan tetap tegar berdiri pada iman pada Kristus ?
Serahkanlah hidup anda di tangan Allah. Bertobat! Mohon pada Yesus agar membeikan hati seorang gembala ada diri anda (1 Ptr 5:2). Menggembalakan domba-domba Allah dan tuntunlah mereka menuju Yesus!
Doa: Ya Bapa, semoha hatiku kau penuhi denan apa saja yang berkenan pada Yesus, Putera-Mu, bulan apa yang aku senangi !
Janji: “Dia mengaruniakan kekuasaan dan kekuatan kepada umat-Nya. Terpujilah Allah!” --- Mazmur 68: 36
Pujian: Saat meninggalnya bu Sari, benar-benar ia memberikan kesaksian kasih Allah kepada sanak saudaranya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ