DIMULAI DENGAN BELAS KASIHAN
06 December 2023
Rabu, 6 Desember 2023
Yesaya 25:6-10a
Mazmur 23:1-3a.3b-6
Matius 15:29-37
“…Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu,…” --- Matius 15:32
SUNGGUH INDAH yang ditulis Matius asal dari segala perkara, yang membuat kita berani untuk dekat dengan YESUS tanpa khawatir. Kalau kita cermati injil Matius hari ini dengan sungguh-sungguh, kita boleh melihat bagaimana Allah memandang orang-orang yang mengikuti dan mencari dia.
Mujizat penggandaan Roti dan ikan sekali lagi menjadi cara Allah untuk menunjukkan pada kita bukti pedulinya terhadap hidup kita. Semuanya dimulai dari hati yang tergerak oleh belas kasihan, semua dimulai dari Allah ygan melihat kita, mencintai kita. Karena kita tahu bahwa Dia mencintai kita, peduli dengan hidup kita, menyayangi kita maka kita boleh tidak ragu-ragu lagi untuk mendekati, meletakkan segala perkara dalam hidup kita, kekhawatiran, kesedihan dan juga sebaliknya kegembiraan, keyakinan kita dalam Dia. Dia yang mau bersama dan peduli kita dalam kekhawatiran adalah sahabat juga dalam kegembiraan, Dan Matius menuliskan demikianlah Tuhan memperlakukan kita.
Setelah menunjukkan kasih-Nya, maka disuruh-Nya kita pergi, untuk juga mewartakan persahabatan murni yang Allah tawarkan bagi setiap orang. Dan tentu saja kita menawarkan dalam kegembiraan dan sukacita karna kita telah penuh oleh sukacita dengan makan Roti yg telah ditawarkan-Nya.
Kalau Bersama Tuhan yang seperti ini saya tidak mau bersama yang lain, bagaimana dengan anda? (T. Wahyu).
DOA: "BAPA yang baik, terima kasih mengajar aku dengan mengantar YESUS bagiku. Mengajarku melihat hati-Mu yang penuh belas kasihan, yang peduli dengan hidupku merencanakan yang baik bagiku. Ajarku untuk selalu mampu melihat belas kasihan-Mu padaku dalam setiap fase dalam hidupku agar aku teguh dalam kesetiaanku menjadi sahabat sejati-Mu seperti Engkau terlebih dulu menjadi sahabat sejatiku, Amin.”
JANJI: ”Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.” - Mazmur 23:4
PUJIAN: Nikolas adalah santo nasional Rusia. Cerita tentang tertolongnya ketiga puteri di atas melahirkan tradisi yang melukiskan Santo Nikolas sebagai penyayang anak-anak. Salah satu tradisi yang paling populer ialah tradisi pembagian hadiah kepada anak-anak pada waktu Pesta Natal oleh orangtuanya melalui 'Sinterklas'. Tradisi ini diperkenalkan kepada umat Kristen Amerika oleh orang-orang Belanda Protestan, yang menobatkan Santo Nikolas sebagai tukang sulap bernama Santa Claus. "Sinterklas", yaitu hari pembagian hadiah kepada anak-anak yang dilakukan oleh seorang berpakaian uskup yang menguji pengetahuan agama anak-anak, tetapi ia membawa serta hamba hitam yang menghukum anak-anak nakal. Santo Nikolas meninggal dunia di Myra dan dimakamkan di katedral kota itu. Relikuinya kemudian dicuri orang pada tahun 1807. Sekarang relikui itu disemayamkan di Bari, Italia.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)