DIPANGGGIL TIDAK HANYA UNTUK TIDAK BERBUAT DOSA DAN BERBUAT BAIK, TETAPI UNTUK MENYATAKAN KEBENARAN 

31 March 2023

Jumat, 31 Maret 2023

Hari Biasa Pra-paska V

 

Yeremias 20: 10-13

Mzm 18: 2-3a, 3b-4, 5-7

Yohanes 10: 31-42

 

“Tetapi jikalau Aku melakukannya, kamu tidak mau percaya kepada- ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

Yoh 10: 38.

 

Kita hidup dalam dunia dengan pengaruh kuat dosa. Panggilan kita bukan hanya untuk tidak berdosa dan berbuat baik, tetapi dipanggil sebagai nabi untuk menyatakan kebenaran Tuhan. Namun, hal itu tidak mudah, karena kita akan ditantang bahkan dikejar-kejar oleh orang-orang yang masih betah tinggal dalam dosa. Itulah yang dialami Yeremia dan Yesus.

Yesus bahkan mau dilempari batu oleh orang-orang Yahudi karena Dia menyatakan Allah yang mengakui manusia sebagai anak-Nya, Allah yang mau ikut campur dalam kehidupan kita sehari-hari. Allah yang demikian ini “berbahaya” bagi mereka. Kalau Allah begitu dekat dengan setiap orang dan setiap permasalahan, mereka tak lagi berkuasa, tak bisa lagi memutarbalikkan perkara demi kepentingan mereka sendiri. Maka, dengan alasan “saleh” membela kemuliaan Allah, mereka menuduh Yesus menghujat Allah karena mengakui anak Allah, menyebut Allah sebagai bapa-Nya.

Kita pun perlu waspada dengan kecenderungan kesalehan kita yang membuat kita merasa memiliki kebenaran, memiliki Gereja, bahkan memiliki Tuhan. Kecenderungan yang membuat kita tidak melihat kebaikan orang lain, apalagi bila orang itu melanggar “daerah kekuasaan kita”. Kecenderungan ini bukan hanya membuat kita tak mau berdialog dan bekerja sama dengan yang lain, tapi juga membuat kita tidak terbuka untuk bekerja sama dengan saudara seiman. Kita juga tidak terbuka menerima dan mendukung wajah-wajah baru yang mau melayani dan berbuat baik bagi kita.(SW)

DOA            Ya Tuhan, teguhkanlah aku selalu agar tidak takut menyatakan kebenaran-Mu walau harus menanggung resiko ditolak dan disingkirkan orang. Aku percaya, bersama-Mu aku tidak akan tersandung dan jatuh. Amin.

JANJI         Seorang Yahudi mengambil batu mau melempari Yesus.

Yoh 10: 31

PUJIAN: Hidup kita sebagai murid Kristus, tidak bebas dari Salib. Salib ini bisa berupa: Dari kita disebut kafir, sampai ditolak memohon izin mendirikan tempat ibadat. Baru beribadat bersama di tempat tinggal dilarang dan dibubarkan. Itulah salib kita saat ini sebagai murid Kristus.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.