DIPANGGIL UNTUK MEMBERITAKAN INJIL
19 January 2024
Jumat, 19 Januari 2024
1 Samuel 24:3-21
Mazmur 57:2.3-4.6.11
Markus 3:13-19
“Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil.” --- Markus 3:14
MENJADI MURID tentu saja pernah dialami oleh setiap kita. Dan mungkin saat inipun masih menjadi seorang murid. Seorang murid, tentu akan dibekali oleh guru dengan pengetahuan-pengetahuan yang berguna sehingga apa yang tidak tahu menjadi tahu. Oleh sebab itu, belajar adalah suatu keharusan dari seorang murid itu sendiri.
Menjadi murid bukan saja terjadi dengan hal duniawi saja, akan tetapi juga dengan hal Rohani. Dalam bacaan injil hari ini, Yesus memanggil kedua belas murid yang dikehendaki-Nya untuk melanjutkan tugas-tugas-Nya yaitu memberitakan kabar keselamatan. Kedua belas murid itu selalu bersama-sama dengan Yesus, mereka belajar dari-Nya dan diberi kuasa oleh Yesus. Sehingga Ketika mereka di utus, mereka dapat melakukan tugas-tugas yang diberikan dan mengalahkan kuasa-kuasa iblis.
Sebagai seorang Kristen kita mestinya bersyukur karena kita juga dipanggil untuk terlibat dalam karya keselamatan ini. Oleh sebab itu janganlah kita lalai dalam panggilan ini, tunjukan kepada dunia bahwa kita adalah murid-murid pilihan-Nya yang siap memberitakan kabar keselamatan Kristus. Dan teruslah kita belajar dari-Nya sehingga kita dapat menjadi murid-murid yang sejati. (Pieter K.).
DOA: ”Tuhan Yesus, mampukan kami untuk menjadi murid yang senantiasa siap memberitakan Injil, Amin.”
JANJI: ”Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!” -Mazmur 57:12
PUJIAN: Santo Marius adalah seorang Bangsawan kaya dari Persia. Ia mempunyai dua orang anak dari istrinya yang bernama Martha. Ketika ia datang ke roma untuk berziarah di pusat Gereja Kristus dan makam para martir. Pada saat itu juga terjadi peristiwa penyiksaan terhadap jemaat Kristen di Roma, ia sangat prihatin melihat nasib orang-orang Kristen yang dianiaya tersebut. Oleh dorongan imannya ia mengunjungi orang-orang Kristen yang dipenjara dengan tanpa rasa takut sedikitpun. Kekayaan dibagi-bagikan kepada mereka demi kelangsungan hidupnya. Tak lama kemudian Marius bersama istri dan kedua anaknya ditangkap. Marius tak gentar menghadapi perlakuan-perlakuan serdadu romawi waktu itu. Ia percaya bahwa Kristus menyertai dia dan akan menganugerahkan kepadanya mahkota surgawi.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)