DIUBAH

23 August 2018

Kamis, 23 Agustus, 2018

Yehezkiel 36: 23-28

Mazmur 51:12-15, 18-19

Matius 22:1- 14

 

“Aku akan mencurahkan air jernih, yang akan mentahirkan kamu dari segala kenajisanmu .... Kamu akan Kuberi hati yang baru , dan roh yang baru di dalam batinmu, dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hai yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat” --- Yehezkiel 36; 25,26

 

AYAT TERKUTIP di atas dari nabi  Yeheskiel, bisa dipakai pengantar doa tobat di awal Misa. Menjadi bersih dan suci di hati itu yang kita cita-citakan dan usahakan. Ini sungguh menantang. Sering kita memikirkan inilah saatnya kita berubah. Mengapa Tuhan sendiri tidak yang mengubah segalanya. Biar Tuhanlah yang menciptakan semuanya menjadi baru: mengambil segala yang jelek dalam hidupku dan diganti yang baru. Dan kita tinggal diam saja dan menunggu!

Memang Tuhan Allah dapat melakukan segala sesuatu. Dan tak ada yang mustahil bagi-Nya. Tetapi Tuhan memiliki cara yang ‘aneh’ yakni melibatkan diri kita dalam karya pembaruan atau perubahan ini. Waktu ‘rekoleksi’ atau ‘retret’ kita menyadari hal ini, yakni bahwa diri kita membutuhkan perubahan dan pembaruan. Kita berdoa agar Tuhan  berkenan memampukan kita untuk pertobatan, untuk perubahan. Jelas ini menuntut suatu usaha dan kerja keras tanpa batas waktu dan sekaligus juga penyerahan diri total ke penyelenggaran Tuhan. Sebagai mana Santo Ignatius Loyola jelaskan dalam Latihan Rohani, bahwa kita harus berdoa seakan-akan semuanya tergantung diri kita tetapi sekaligus kita berusaha keras, seakan-akan segalanya tergantung pada Tuhan ! Dan sebenarnya, bila kita serahkan diri kita kepada-Nya, Tuhan akan menopang diri kita terus.

Doa: Ya Bapa,tolonglah aku untuk membuka hatiku bagi perubahan dan perombakan yang Engkau kehendaki pada diriku.

Janji: “Datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan” --- Matius 21:14

Pujian: Dalam pertemuan kelompok untuk ‘sharing’, Darto mendapat rahmat keberanian untuk merubah diri sesudah ia mendengarkan ‘sharing’ teman yang telah berhasil merubah diri untuk bisa mengampuni dan masalahnya ternyata jauh lebih berat dan sukar daripada Darto punyai.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.