HAL PENGAMPUNAN

05 October 2022

Rabu, 5 Oktober 2022

Galatia 2:1-2, 7-14

Mazmur 117:1-2

Lukas 11:1-4


“dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.” - Lukas 11:4


Doa bapa kami yang diajarkan Yesus sudah pasti kita hafal dan doakan setiap hari dengan lancar dan tidak perlu berpikir lagi dalam mendaraskan doa ini. Dalam menghayati dan mengamalkan setiap kata-kata yang diajarkan dalam doa Bapa kami, terutama di saat mengucapkan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami, adalah hal tersulit yang harus saya praktekkan di dalam masa kesesakan, karena yang namanya manusia pasti seringkali mengalami pergumulan hidup dan pasti berakhir dengan kekesalan dan kemarahan di dalam hati. Sedangkan sebagai pengikut Kristus, tentu saja tidak boleh asal berdoa dan tidak melaksanakan apa yang Tuhan perintahkan kepada kita untuk mengampuni orang lain, karena kita sendiri juga meminta pengampunan dari Tuhan, bagaimana Tuhan mau mengampuni kita sedangkan kita sendiri tidak menaati apa yang diperintahkan-Nya yang dengan tegas mengatakan bahwa: Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” (Mat 6:15).

Mengampuni orang lain sebenarnya adalah untuk kebaikan diri kita sendiri dari kesesakan hati, dan cara untuk melepaskan kesesakan hati, kita bisa datang kepada Tuhan dengan berdoa dan memohon kepada Bapa untuk membuka dan menjamah hati kita, maka seiring  berjalannya waktu, kita akan dilepaskan dari segala kesesakan hati  dan diberi pengertian untuk tidak membenci lagi malahan kita akan berbelas kasih kepada orang yang menyakiti kita karena sesungguhnya orang yang menyakiti kita adalah orang yang terluka oleh keadaan dan masalah hidup. Setelah melewati proses waktu maka kita juga akan merasakan pengampunan yang berasal dari Tuhan dengan diberi-Nya sukacita yang luar biasa sehingga membuat kita bersyukur dengan keadaan yang telah terjadi karena dari situlah kuasa Tuhan yang luar biasa bekerja dalam setiap pribadi yang mau taat kepada firman dan melaksanakannya.(LLL).

 

DOA: “Bapa yang baik, terima kasih atas pengampunan yang Bapa berikan kepada kami sehingga kami bisa merasakan kasih-Mu yang luar biasa.”

JANJI: “Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya. Haleluya!”  - Mazmur 117:2

PUJIAN: Hari ini kita memperingati Santa Faustina Kowalska. Ia adalah seorang Santa dengan nama asli Helena Kowalska yang kelahiran di Polandia pada tanggal 25 Agustus 1905 - 05 Oktober 1938. Ia adalah anak ketiga dari 10 orang bersaudara dalam sebuah keluarga yang miskin, sehingga ia hanya dapat menikmati pendidikan formal selama tiga tahun saja. Ia masuk biarawati pada tanggal 30 April 1926 dan ia mendapatkan pernyataan rohani dan stigmata(Luka-luka di tangan seperti luka Yesus). Santa Faustina di minta oleh pemimpin untuk membuat diari(buku harian). Ia adalah pemula dan penganjur Devosi kepada Kerahiman Ilahi. Dalam pemanpakan ia melihat Tuhan Yesus di mana ada cahaya memancar dan mengalir dari hati Tuhan. Itu lambang pengampunan Ilahi:’Allah itu Maha Pengampun’. Maka ada doa dalam Devosi Kerahiman Ilahi sewaktu kita mengucapkan doa Bapak Kami, dalam doa Rosario. Yang berbunyi: Yah Bapak yang Maha Rahim Ampunilah dosa-dosa kami dan bebaskanlah kami dari api neraka. Bawalah jiwa jiwa dari api penyucian ke Surga, khususnya yang membutuhkankerahiman-Mu.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.