HARAPAN
19 May 2023
Jumat, 19 Mei 2023
Hari Pekan Paskah VI
Kis. 18: 9-18;
Mzm. 47: 2-3,4-5,6-7;
Yoh. 16: 20-23a
“Dalam Amanat perpisahan-Nya…. dukacitamu akan berubah menjadi sukacita” --- Yoh 16:20
Seorang penyair Perancis, George Bernanos, pernah mengatakan, “Harapan adalah sebuah jalan penuh resiko yang pantas ditekuni”. Sepanjang sejarah, begitu banyak orang beriman yang setia menambatkan harapan mereka akan sukacita sejati pada kasih setia Tuhan. Meski banyak penderitaan dan seakan tidak ada lagi alasan rasional untuk tetap berharap, namun banyak orang beriman tetap teguh dalam pengharapan mereka kepada Tuhan. Buahnya pun indah. Banyak yang memberikan kesaksian bahwa kesetiaan pengharapan sungguh membuahkan sukacita besar, dalam hidup.
Demikian pula Tuhan Yesus menegaskan kepada kita dalam Injil hari ini, “Tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu”. Tentu ada banyak alasan untuk kecewa dan tak lagi berharap kepada Tuhan. Banyak juga orang yang kecewa dan meninggalkan iman akan Kristus. Namun, hari ini, Tuhan memanggil kita kembali untuk terus teguh dalam pengharapan kita dan untuk senantiasa percaya bahwa akasih setia-Nya kekal untuk selamanya. (Obor)
DOA: Ya Tuhan, dalam suka duka kehidupan ini, semoga rahmat-Mu menjadi yang penopang hidup kami, Amin.
JANJI: “Segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikannya kepada dalam Nama-Ku”. Yoh 16:23.
PUJIAN: Novena Roh Kudus. Sehari sesudah Pesta Yesus naik ke Surga, Gereja menyelenggarakan Novena kepada Roh Kudus, selama sembilan hari. Awalnya berasal dari para rasul , para murid bersama Bunda Maria, yang pertama kali malakukannya. (Kisah 1:12-14). Doa Novena Roh Kudus atau Pentakosta, kita temukan dalam Buku Doa PS no.90. Umumnya tiap Keuskupan, malahan Paroki, menyiapkan tbuku khusus untuk Umat. Tiap hari ada ujud atau permohonan berbeda. Umumnya memohon Buah--buah Roh, sebagai mana ada di Galatia 5: 22-23, yakni kasih, suka cita damai seiahtera, kesabaran, kebaikan, kemurahan dan kesetiaan, kelemah lembutan dsn penguasaan diri”, Selain itu masih tersedia Doa nuntuk memohon, Ketujuh Karunia Roh Kudus (PS 93). ***
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ