HARI RAYA ST.PETRUS DAN PAULUS

29 June 2023

Kamis, 29 Juni 2023

Hari Raya St, Petrus dan Paulus.

Kisah 12: 1-11;

Mzm 34: 2-9;

2 Tim 4:6-8, 17-18;

Matius 16: 13-19


Petrus adalah batu karang di mana Yesus mendirikan Gereja-Nya. Batu karang itu keras dan kokoh sehingga bangunan yang didirikan di atasnya pasti tidak mudah goyah. Namun, kita tahu dari Injil, Petrus menyangkal Yesus sampai tiga kali. Petrus juga tidak kita temukan di bawah salib. Menurut legenda dalam novel Quo Vadis, Petrus lari dari Roma karena takut akan penganiayaan dan kemudian berjumpa dengan Yesus yang justru berjalan masuk ke Roma. Itu berarti, sebagai manusia, Petrus sebetulnya lemah dan bisa salah. Ia mudah goyah. Bila ia menjadi batu karang yang kokoh, itu karena rahmat Tuhan sendiri. Seperti hari ini, jika Petrus bisa mengakui bahwa Yesus adalah Mesias, itu karena Bapa berkenan menyatakan kepadanya. Dalam Bacaan Pertama, Petrus terlepas dari penjara juga karena campur tangan Allah. Artinya, bukan Petrus sendiri yang hebat, melainkan rahmat Allah yang menopangnya yang membuatnya kuat dan kokoh.

Paulus juga rasul hebat, bahkan dia mendirikan lebih banyak Gereja dibandingkan Petrus. Dia juga mengalami banyak kesulitan dan penderitaan dalam tugas pewartaannya. Secara eksplisit Paulus mengakui bahwa bukan dia yang hebat, melainkan Allah yang membuatnya kuat. “Tuhan telah mendampingi aku… Dengan demikian aku lepas dari mulut singa” (ay. 17). Rahmat Allah sendiri bekerja dan memampukan orang-orang yang telah di pilih-Nya untuk menjalankan pelayanan. Bagi Paulus, “Jika aku lemah, maka aku kuat” (2Kor. 12:10), sebab dalam keterbatasannya rahmat Tuhan sendirilah yang bekerja. Karena itu, Paulus mengakui, “Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya” (ay. 18). (Obor)  

 

DOA: Semoga pelayanan yang kami lakukan, hanya demi kemuliaan Nama-Mu!, Amin.

JANJI : “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup”. - Mat 16: 15.

PUJIAN: Sokoguru Gereja. Kedua rasul ini dipilih oleh Yesus sendiri. Sejak semula Gereja menghormati kedua rasul ini bersama-sama, sebagai sokoguru Gereja. Riwayat sekilas kedua rasul ini dan relasinya denga Yesus, tertulis dalan Injil dan Kisah Para Rasul. Setelah Kebangkitan Yesus, Petrus diangkat sebagai pemimpin jemaat di Yerusalem. Dia yang menerima orang2 dari bangsa lain, yang dianggap kafir  ke dalam Gereja. Ia juga yang menyelenggarakan Konsili di Yerusalem, yang antara lain hasilnya ialah menentukan syarat-syarat orang-orang bukan Yahudi masuk kristiani, tidak perlu mentaati hukum Taurat  ketat, tetapi ada hal-hal yang wperlu hasrus dilakukan atau ditaati,  Ia pindah ke Roma memimpin jemaat di Roma , sebagai Uskup Roma, sekaligus, Paus pertama. Di sana sampai kematiannya  sebagai martir. Sedang Paulus, sebagaimana dikisahkan, sebagai orang Farisi, benci dan mati2an mengejar umat kristiani, sampai pertobatannya dalam perjalanan ke kota Damaskus. Yang dulunya anti Umat Kristiani, berubah menjadi pembela dan pengajar ulung Gereja. Paulus menjelajahi daerah laut tengah untuk mewartakan Injil kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, yang waktu itu  disebut kafir. zPerjalanan perutusannya mewartakan Kristus diwarnai berbagai kesukaran yang berat dan pertentangan dengan kaum kafir. Sewaktu di Yerusalem, zpsulus ditangkap oleh orang-orang Yahudi, dan dipenjarakan serta dibawa ke Roma, sebab sebagai warga negara Romawi ia naik banding k Kaisar, dan akhirnya dibebaskan.  Ia banyak menulis surat2nya, sebagai tahanan kota.  Kemudian ia dijatuhi hukuman mati dengan dipancung di Roma , sebagai martir juga, th 67. *****

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.