HATI-HATI BERBICARA

17 October 2019

Kamis, 17 Oktober 2019

St. Ignatius dari Antiokhia

Roma 3:21-30

Mzm 130:1 – 6

Lukas  11:47-54

 

“Setelah Yesus berangkat dari tempat itu, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi terus menerus mengintai dan membanjiri dengan  rupa-rupa soal. Untuk itu mereka berusaha Memancing-Nya  supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya” --- Lukas 11:53-54

 

SIAPLAH BERBAGI IMAN! “Sharing Iman” baik lewat lisan maupun tertulis serta lewat dialog.  Waktu itu belum ada kebebasan berbicara. Ada beberapa pribadi yang mengungkapkan gagasan-nya dengan berbicara dan membuat sukacita serta kegembiraan  orang, seperti Yesus lakukan. Tetapi ada yang ucapan-ucapannya berbisa mendatangkan malapetaka, sebagaimana Hitler lakukan. Dan kita sendiri sebagai orang-orang kecil, kata-kata kita pun bisa mendatangkan kebahagiaan dan  atau merugikan. Sebagaimana Yesus, dan para nabi, membutuklan keberanian guna mengatakan kebenaran meski hasilnya ditolak atau membuat orang lain tak senang.

Santo Fransiskus Asisi menasehati para pengikutnya untuk terus mewartakan Injil, kapanpun dan di manapun. Tetapi memang perbuatan kita lebih merdu berseru daripada kata-kata kita, tetapi toh toh suatu ketika kita juga harus membuka mulut, meski bisa ini membuat kita memperoleh kesulitan. Kita bebicara dari isi hati kita. Perlu kita memperlengkapi diri kita dengan pengetahuan, apalagi zaman sekarang , lebih-lebih pengetahuan iman kita, yakni  dengan membaca , bertanya, ‘sharing’ berdiskusi dan mendengarkan kotbah-kotbah mingguan, ceramah-ceramah dan pendalam iman.

Mungkin kita malu kalau masih duduk bersama anak-anak mendengarkan Pelajaran Katekismus. Tetapi ada pembahasan Kitab Katekismus Gereja Katolik, yang memberi uaraian yang lebih luas daripada Katekismus zaman dulu, yang umumnya hanya Tanya-Jawab. Sekarang telah ada di beberapa Keuskupan Kursus Pendalam Kitab Suci (KPKS) dua-tida tahun – seminggu sekali, Kursus (Sekolah) Evangelisasi Pribadi (KEP/SEP). Malahan ada kesempatan untuk mengikuti Latihan-latihan untuk menjadi “Pengajar” dan “Pewarta”.

Gereja membuka banyak kesempatan bagi kita dengan pelbagai kita untuk memampukan kita untuk siap “Berbagi  Iman”. Sejauh mana kita telah terlibat? Untuk segala kegiatan latihan “berbagi iman’ tidak ada kata “terlambat”!

 

Doa: Tuhan Yesus, siapkan hati dan mulut kami untuk mewartakan kebaikan-Mu!

Janji: “Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi  jalan pendamaian karena iman, dalam Darah-Nya” --- Roma 3:25

Pujian: Hari ini kita peringati Santo Ignatius dari Antiokhia. Di zaman itu Kaisar Roma adalah Trayanus. Ia   memaksa umat kristiani untuk memilih murtad atau dibunuh. Uskup  Ignatius menolak untuk meyangkal Kristus, maka dia dihukum mati di tahun  107.


Renungan Harian Satu Perjamuan.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.