HATI-NYA PENUH BELAS KASIHAN
19 September 2023
Selasa, 19 September 2023
1 Timotius 3:1-13
Mazmur 101:1-2ab.2cd-3ab.5.6
Lukas 7:11-17
“Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan Menangis!” --- Lukas 7:13
MENGALAMI KEHILANGAN tentu tidak mengenakkan bagi setiap orang, terutama kehilangan orang yang dikasihi. Kesedihan yang mendalam ditunjukkan lewat reaksi yang terjadi seperti menangis, putus asa, murung dan bahkan stres. Dalam keadaan seperti itu, biasanya banyak orang yang akan memberikan penghiburan, kekuatan serta menunjukkan rasa kasihan bagi yang kehilangan. Tuhan tidak menghendaki kita berlarut dalam kesedian yang mendalam, ketika kehilangan orang yang dikasihi. Tuhan mau kita percaya bahwa Ia mengasihi kita, Dia yang memiliki dan berkuasa atas hidup kita, dan tentu saja selalu menyertai kita.
Seorang janda dalam Injil Lukas hari ini, yang sedih dan menangis karena kehilangan anak yang dicintainya. Yesus mengetahui apa yang dirasakan janda itu, oleh sebab itu tergerak hati-Nya dan menghampiri janda itu. Yesus tidak hanya memberikan penghiburan namun Ia bertindak. Yesus menghampiri usungan dan menyentuhnya, kemudian mengucapkan kata-kata yang penuh kuasa: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!” (ay 14). Anak itu pun bangun duduk dan berkata-kata.
Peristiwa yang terjadi pada seorang janda di atas, tentu dialami oleh kita juga. Yesus yang penuh dengan belas kasih menolong dan menghibur janda itu dengan berkata “jangan menangis” (ay.13) juga senantiasa tergerak hati-Nya oleh belas kasihan untuk menolong dan menghibur setiap kita yang percaya kepada-Nya. (PTR).
DOA: ”Tuhan Yesus, aku bersyukur Engkau sungguh mengasihi aku, bantu aku untuk memahami setiap rencana-Mu dalam hidupku, Amin.”
JANJI: “Aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukum, aku hendak bermazmur bagi-Mu, ya Tuhan.” - Mazmur 101:1
PUJIAN: Aku bersyukur kepada Tuhan Yesus yang telah memberikan kekuatan, penghiburan serta peneguhan kepada saya. Dimana ketika saya, kehilangan mama tercinta tahun 2021 yang lalu, sebagai manusia biasa saya merasakan kesedihan dan kehilangan, seperti janda dalam bacaan injil hari ini. Namun tidak butuh waktu yang lama, sebab saya merasa ada kekuatan yang menguatkan, berbicara dalam hati saya, bahwa Ia mencintai mama saya lebih dari semua dan mama saya ada bersama Dia dan semua orang akan mengalami hal yang sama. Saya percaya bahwa itu adalah suara Tuhan yang berbicara. Saya dikuatkan dan diteguhkan, terimakasih Tuhan Yesus.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)