HIDUP ADALAH KRISTUS DAN MATI ADALAH KEUNTUNGAN
29 October 2022
Sabtu, 29 Oktober 2022
Filipi 1:18b-26
Mazmur 42:2, 3, 5bcd
Lukas 14:1, 7-11
“Tetapi jika Aku harus hidupdi dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah, jadi mana yang harus kupilih,aku tidak tahu.”
Filipi 1:22
Orang-orang Farisi dalam hidup mereka hanya sibuk mencari penghormatan dan pujian dari orang lain. Itulah satu-satunya hal yang dikejarnya, yakni pencitraan diri. Orang semacam ini akan merasa terancam kalau ada orang lain yang lebih baik dan lebih menonjol dari dirinya. Dia akan berusaha sekuat tenaga untuk menjatuhkan bahkan kalau memungkinkan akan menghancurkan orang yang dianggap sebagai saingannya. Orang semacam ini tidak akan pernah damai dalam hidupnya. Guna melindungi dirinya, Ia membangun kelompok kecil di sekitarnya dan bersekongkol dengan mereka untuk membangun benteng pertahanan diri.
Paulus memperlihatkan kepada kita bagaimana hidup yang penuh dengan sukacita: "Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah" (Fil. 1:21-22). Hidup seorang yang penuh sukacita adalah hidup yang berbuah. Buah yang dimaksudkan oleh Paulus tentunya adalah belas kasih dan pelayanan kepada sesama. Situasi orang yang semacam ini tidak akan pernah punya kegelisahan. la akan merasa nyaman dan damai dengan hidupnya. Dia tidak pernah mengejar dan mencari- cari penghormatan dan pujian atas perbuatannya. Ia melayani sesamanya karena hatinya tergerak oleh belqs kasihan. itu saja, tiada yang lain. (SW).
Doa “Ya Tuhan, dalam hidup ini kadang mataku tertutup. Aku terjerat oleh ambisi dan keserakahan untuk mendapatkan sanjungan di mana-mana. Bantulah aku agar menjadi manusia yang rendah hati; yang selalu mengusahakan kasih dan mengutamakan kebaikan bersama daripada nama baik diri sendiri. Amin.”
Janji ”Diperbolehkankah menyembuhkan orang pada hari sabat atau tidak?” Luk 14:3
Pujian Evaluasi Diri. Di tiap akhir bulan dalam buku ziarah batin selalu ada tema evaluasi diri, di situ di tegaskan bahwa apa yang menjadi kesan dari perjalanan hidup sebulan, apakah ada pesan-pesan pokok?. Kedua, perlu mengenali kekuatan-kekuatan positif yang ada dalam dirinya yang perlu di syukuri dan di pertahankan. Ketiga, di minta untuk mengenali kelemahan atau hal-hal yang negatif dalam dirinya. Dan dalam hal ini orang bisa berdoa minta bantuan agar bisa mengatasi kelemahan itu, tidak serta merta semuanya melainkan satu saja. Dan itu menjadi PR bulan berikut.
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ