HIDUP KITA SEBAGAI BENIH SABDA

27 January 2023

Jumat, 27 Januari 2023

St. Angsela Merici

 

Ibr 10:32-39

Mzm 37:3-6,23-24,39-40

Mar 4:26-34

  

Benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.

Mrk 4:27

 

Pak Darto (Nama Samaran) menganggap dirinya paling tahu dan kenal istrinya daripada semua orang di bumi. Tetapi ia tercengang pada saat kematian dan penguburan istrinya, Bu Darti. Beberapa pastor datang silih berganti. Banyak warga paroki lain ikut berdoa untuk arwah Bu Darti, sejak meninggalnya sampai hari pemakamannya. Macam-macam orang berdatangan untuk mengucap bela duka, mengenang daan mendoakannya. Ada anak-anak jalanan dan gelandangan. Ada beberapa anggota LSM. Lalu masih ada lagi anak-anak cacat, dan juga para perempuan aktivis gender. Dari situ Pak Darto seperti dibuka matanya. Ternyata Istrinya telah melakukan berbagai kegiatan selama hidupnya. Ia telah berbuat baik kepada semua orang. Dalam hati, Pak Darto mengakui bahwa selama ini ia kurang mengenal istrinya dengan baik.

Kehidupan Bu Darti, istri pak Darto, merupakan salah satu contoh dari orang yang hidupnya melaksanakan sabda Yesus seperti pada Injil hari ini. Bu darti telah meletakkan pelita di atas kaki dia sehingga menyinari banyak orang. Bu Darti membiarkan agar cahaya Kasih Tuhan dipancarkan melalui hidupnya kepada banyak orang tanpa pandang bulu dan perbedaan. Yesus juga bersabda bahwa “Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan disamping itu aakan ditambah lagi kepadamu”. Demikianlah apa yang kita terima dan kita alami sebenarnya juga tergantung dari apa yang kita lakukan bagi orang lain. Orang yang begitu murah hati juga akan mengalami kemurahan hati dari orang lain. Namun orang pelit dan mau cari enaknya sendiri, di mana-mana ia juga mengalami kesulitan dalam hidup bersama. Bukankah kita seharusnya berbagi terang atau cahaya yang ada dalam diri kita masing-masing kepada orang lain,lewat tutur kata, perilaku dan perbuatan kita ? (SW)

 

DOA            Tuhan, semoga ada satu-kesatuan antara kata dan perbuatan kami.Amin

JANJI          Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dab berlakulah setia. Mzm 37:3.

PUJIAN      Dalam temu mingguan persekutuan doa, selain nyanyi puji-pujian dan berdoa bersama selalu ada yang memberikan kesaksian. Salah seorang yang memberikan kesaksian dalam temu doa itu pernah berkata bahwa hidup rohaninya tumbuh berkembang berkat, mendengarkan teman-teman berbagi atau sharing dalam persekutuan doa, juga dikatakan bahwa sering membaca riwayat hidup orang kudus diberi inspirasi untuk menghayati Imannya sebagai benih yang tertaburkan. Dia sendiri tidak menyadari hidup rohaninya semakin berkembang dewasa kokoh dan berbuah.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.