IA DATANG UNTUK MENGGENAPINYA
14 June 2023
Rabu, 14 Juni 2023
2 Korintus 3 :4-11
Mazmur 99 : 5, 6, 7, 8, 9
Matius 5: 17-19
Yesus berkata, Janganlah kalian menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya --- Matius 5:17
APA ITU Hukum Taurat ? Sebagian besar dari pasti kita mengetahui itu adalah 10 hukum yang diterima nabi Musa dari Tuhan di gunung Sinai. Namun dalam perkembangannya imam-imam orang Israel menjabarkan hukum Taurat menjadi 613 Hukum. Jadi saat kita mendengar kata Taurat, kita harus tahu konteks kata Taurat mana yang dimaksud, apakah 10 Hukum Tarurat atau apakah yang 613 Hukum Tarurat secara keseluruhan atau apakah 5 kitab Taurat Musa atau apakah Perjanjiaan lama secara keseluruhan. Jika kita membaca Matius 5 : 17, Yesus menyebutkan bukan hanya Hukum Taurat, namun juga termasuk semua kitab dalam perjanjian Lama. Kesimpulan isi hukum Taurat dan Kitab Para Nabi merupakan janji keselamatan Allah kepada manusia yang di nubuatkan melalui kedatangan seorang Mesias beserta karya keselamatan-Nya yang akan dilakukan.
Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, Allah sebenarnya sudah merencanakan keselamatan kekal bagi semua manusia. Dimulai dari bangsa Israel sebagai umat sulung-Nya akan lahir juruselamat dunia yang menebus semua dosa manusia. Allah memberikan gambaran keselamatan tersebut dalam perjanjian lama, seperti pada Kejadian 3:15, Ulangan 18:15, Yesaya 7:14, Yesaya 9:5, Mikha 5:1 dan masih banyak ayat lainnya. Namun pada saat kedatangan Tuhan Yesus semua janji keselamatan itu jelas dan tergenapi. Yesus rela menjalani siksaan, disalibkan dan mati untuk menebus dosa dan menyelamatkan manusia dari kematian kekal. Yesus dianiaya namun tidak melakukan pembelaan saat akan di salib bukan berarti Yesus tidak mampu namun Yesus melakukan semua itu untuk menggenapi yang dinubuatkan oleh para nabi.
Iman kepada Kristus merupakan titik tolak untuk menggenapi hukum Taurat. Melalui iman kepada Kristus, Allah menjadi Bapa kita. Ketaatan kita kepada Allah lebih selaku anak kepada Bapanya (Galatia 4:6). Oleh kasih karunia Allah, kita diberikan Roh Kudus yang mendiami diri kita, diberikan kuasa untuk mentaati hukum Allah. Kita menggenapi hukum Allah dengan hidup menurut pimpinan Roh Kudus yaitu Roh Kudus mematikan daging dan melakukan kehendak Allah. Orang percaya mengikuti prinsip “iman” dengan hidup di bawah hukum kasih Kristus dan dengan sendirinya setia pada tuntutan hukum Traurat. (HW).
DOA: “Tuhan Yesus Kristus, kami berterima kasih dan pujian bagi hukum yang baru, yaitu hukum kasih-Mu. Tolonglah kami agar dapat menjadi seorang saksi-Mu yang sederhana melalui tindakan-tindakan kasih dan kebaikan kami. Amin.”
JANJI: “Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka; mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka.” Mazmur 99:7
PUJIAN: Hari ini, 14 Juni menjadi peringatan Hari Donor Darah sedunia. Sejarah donor darah sendiri belum diketahui dengan pasti, namun pendonoran darah dimulai dari penelitian seorang ilmuwan bernama Richard Lower. Dikutip dari National today, Ilmuwan tersebut melakukan eksperimen pada binatang dan berhasil melakukan transfusi darah kepada dua anjing. Kemudian pada tahun 1901, seorang ilmuwan bernama Karl Landsteiner membuat klasifikasi mengenai pembagian darah manusia yang disebut sebagai ABO human blood type. Donor darah merupakan salah satu prinsip dasar Hukum Kasih, yaitu kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Bahkan Yesus memberikan diri-Nya untuk menyelamatkan kita orang berdosa agar semua manusia bisa dapat bagian dalam kerajaan Allah kelak.
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ