IMAN DAN HARAPAN

13 January 2022

Kamis, 13 Januari 2022

1 Samuel 4:1-11

Mazmur 44:10-11,14-15,24-25

Markus 1:40-45


” Aku mau, jadilah engkau tahir.”  --- Markus 1:41b


PENDERITA KUSTA di zaman itu sama seperti seorang yang terpapar covid-19 di zaman sekarang tetapi dengan ‘prokes’ yang sangat-sangat ketat. Ia harus diisolasi  dan tinggal mengembara di luar kampung. Bepergian ia harus membawa klinting, sehingga orang-orang yang mendengarnya menjauh daripadanya. Ia lahir batin merasa menderita dan  kehilangan hak hidupnya.

Di tengah-tengah keputusasaannya, timbul suatu harapan ketika si penderita kusta itu mendengar Yesus yang sering menyembuhkan orang sakit dan melakukan mujizat berada tidak jauh darinya. Peraturan ‘prokes’ tidak diindahkan lagi olehnya, apapun hukuman yang akan diterimanya tidak dipedulikan dan ia sudah tidak tahan mengalami keadaan yang menyakitkan ini.

Dengan iman dan harapan besar ia nekad mendekati Yesus dan berlutut sambil berseru: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku" (Mrk 1:40b). Yesus tidak ragu-ragu. Yesus mengulurkan tangan dan menyentuh si penderita kusta itu sambil berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir" (Mrk 1:41b). Perkataan-Nya menyembuhkan kustanya dan sentuhan-Nya memulihkan luka batinnya.

Bagaimana dengan kita? Mungkin saat ini kita sedang menghadapi ketidaknyamanan hidup. Apakah itu penyakit fisik, emosional ataupun spiritual ? Kesembuhan apa yang kita rindukan ? Hari ini, kita diberitahu bahwa Yesus adalah jawaban bagi masalah kita. Ia sanggup menyembuhkan, bukan hanya sakit penyakit saja tetapi juga batin dan perasaan kita yang berat terlukapun dipulihkannya. Penyembuhan mungkin tidak datang sesuai dengan waktu kita. Percayalah saja, Yesus lebih tahu apa yang terbaik.

Semoga iman kita semakin dikuatkan dan harapan kita semakin sejalan dengan kehendak-Nya. Mari kita meneladan si penderita kusta yang penuh percaya kepada Yesus.

Tiada hal yang mustahil bagi Allah. Tiada hal yang mustahil bagi orang yang percaya. (RIC / Surikno).

 

DOA: Allah Bapa yang baik, kami mohon rahmat-Mu agar kami dimampukan untuk mempercayakan seluruh sakit penyakit dan luka-luka batin kami kepada-Mu. Kalau Engkau mau, Engkau dapat menyembuhkannya.

JANJI: “Siapakah yang menolong kita dari tangan Allah yang maha dasyat ini? Inilah juga Allah, yang telah menghajar orang Mesir dengan berbagai-bagai tulah di padang gurun.”  1Samuel  4:8.

PUJIAN: Santo Hilarius (315-367) sebagai seorang uskup, beliau pembela iman yang benar melawan pengaruh aliran sesat Arianisme yang mengajarkan bahwa Yesus Kristus itu Putera Allah, adalah ciptaan Allah dan bukan ‘ilahi’. Walaupun ditangkap dan dibuang oleh penguasa yang pro-Arius,  namun sang uskup  tidak pernah membiarkan para Arian merajalela dengan ajarannya. Sehabis masa pembuangannya itu, ia tetap mencurahkan tenaganya bagi tegaknya ajaran iman yang benar dan kemurnian Iman Kristen sampai ia wafat pada tahun 367. Hilarius dihormati Gereja sebagai Pujangga Gereja.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.