IMAN KEPADA KRISTUS
11 April 2021
Minggu, 11 April 2021
Minggu Paska II
Kisah Para Rasul 4:32-35
Mazmur 118:2-4, 13-15, 22-24
1 Yohanes 5:1-6
Yohanes 20:9-31
“… supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.” ---- Yohanes 20:31b
SETIAP ORANG mempunyai pengalaman hidup yang berbeda-beda. Begitu juga dalam pengalaman akan kasih Tuhan. Yesus memanggil setiap orang dengan nama kita masing-masing, dengan pengalaman yang berbeda-beda. Kita semua ini berharga bagi-Nya. Kita dikasihi Tuhan secara pribadi dan dipanggil secara pribadi pula.
Dipanggil untuk apa ? Dipanggil untuk ‘mengikuti Kristus’ – untuk ditransfomasi agar menjadi ‘serupa Kristus’.
Ayat titik tolak renungan di atas (Yoh 20:31b), adalah akhir dari bab 20. Dan ada penafir yang handal mengatakan, bahwa Injil Yohanes yang awal, memang hanya sampai akhir bab 20. Bab 21 seperti suatu tambahan. Ayat akhir tadi cocok dengan maksud tujuan perutusan Yesus sendiri oleh Allah Bapa. Hal ini dikatakan oleh Yesus sendiri kepada Nikodemus yang malam-malam menjumpai-Nya. Sabda-Nya, “Karena begitu besar kasih Akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh 3:16). Kedua ayat itu, penutup dan awal , Yoh 20: 21 dan Yoh 3: 16, serasi.
Keselamatan yang kita terima adalah cuma-cuma alias gratis atau karunia belaka bukan karena jasa kita. Tetapi cukupkah kita hanya bersyukur? Cukupkah kita tiap tahun memperbaharui Janji Baptis kita agar tetap setia, rajin merayakan Ekaristi menyambut Sakramen Tobat dan berbuat amal kasih? Cukupkah kita hanya berjuang agar hidup selaras ajaran Yesus menjaga diri tidak melakukan dosa agar nanti selamat bahagia kekal? Hal itu yang sering kita dengar dan baca dalam doa permohonan kepada Yesus, juga dalam Ibadat. Cukupkah itu?
Kita yang telah ditransformasi menjadi serupa dengan Kristus, perlu merasa diri kita juga diutus untuk meneruskan karya Perutusan-Nya, karya Keselamatan-Nya. Menjadi ‘serupa dengan Kristus’ berarti juga menjadi saluran berkat keselamatan bagi orang-orang, artinya, kita ikut serta bertanggungjawab atas keselamatan sesama kita, yakni orang-orang sezaman, orang orang-orang setempat dengan kita! Siapkah? (HUI)
DOA: Tuhan Yesus, kami mohon karunia-Mu untuk senantiasa dapat merasakan keterlibatan dalam perutusan-Mu demi keselamatan sesama kami.
JANJI: “Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya bawa bahwa Yesus Anak Allah ?” --- 1 Yohanes 5:5
PUJIAN: Hari ini Gereja memperingati St. Sanislaus dari Krakow, pelindung negeri Polandia. Sewaktu menjadi Uskup, ia bentrok dengan sang Raja yang perbuatan-perbuatannya tak terpuji. Ia mengekskomunikasinya. Raja marah dan membunuhnya (+1079).
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ