IMAN YANG KUAT

01 February 2022

Selasa, 1 Februari 2022

Santa Brigida, Biarawati

2 Samuel 18: 9-10,14b,24-25a,30—19:3

Mazmur 86:1-6,

Markus 5: 21-43


“Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh” --- Markus 5:28


IMAN WANITA yang mengalami sakit pendarahan itu sungguh luar biasa. Ini merupakan suatu contoh iman yang sangat besar dan kuat. Bayangkan wanita itu telah menderita sakitnya selama dua belas tahun, sudah berobat ke mana-mana bahkan sudah menghabiskan harta kekayaannya, tetapi masih belum sembuh bahkan keadaannya menjadi semakin memburuk.

Kita juga bisa membayangkan, betapa sangat menderitanya, tetapi tidak ada yang datang menjenguk, memeluk untuk menguatkan ataupun mengusap rambutnya hanya untuk sekedar memberi dukungan. Wanita itu menderita bukan saja karena sakit yang tak kunjung sembuh, tetapi lebih dari itu, yaitu adanya penolakan orang-orang terhadapnya.

Ia ingin sekali dibebaskan dari semua penderitaannya itu. Ia telah mendengar Yesus telah menyembuhkan banyak orang. Maka bulat keputusannya untuk memohon kesembuhan dari pada-Nya. Tetapi ini terhalang oleh kerumuman banyak orang yang mengelilingi-Nya. Maka satu-satunya cara adalah dengan segenap kekuatannya menerobos kerumunan orang banyak hanya demi menjamah jumbai jubah Yesus. Ia pantang menyerah dan percaya bahwa YESUS pasti akan menyembuhkannya.

Bukan jubah-Nya atau caranya yaitu dengan menjamah jubah Yesus yang memberi kesembuhan, tetapi imannya yang benar dan kuat  kepada Tuhan Yesus. Dan ini benar-benar terbukti! Ia disembuhkan oleh-Nya. Ia tidak hanya disembuhkan dari penyakitnya, tetapi juga diselamatkan-Nya.

 Yesus dapat menyembuhkan . Ia yang telah bangkit mulia tetap berpeduli akan kita yang sakit dan menderita. Mukjizat penyembuhan dapat terjadi pada siapa saja, di mana saja, dan kapan saja asal saja iman dan pengharapan kita kepada Yesus kuat. 

Kalau kita sendiri sakit, atau salah seorang saudara dan teman kita sakit, kita berkeyakinan kuat bahwa Yesus juga dapat menyembuhkan kita lewat dokter yang merawat dan menasehati kita, lewat obat-obat selaras resep dokter bersangkutan. Kita perlu mendoakan dokter yang merawat dan juga Breda untuk obat-obat yang harus kita minum .        

Iman adalah syarat mutlak untuk mendapatkan apa yang kita harapkan dari Tuhan . Iman yang muncul dari hati, disertai keberanian untuk mau datang menyentuh Yesus akan membawa kesembuhan kepada kita. Semoga iman wanita itu menjadi teladan bagi kita semua!! (Mariska)

 

DOA: Ya TUHAN, anugerahilah kami iman seperti wanita yang sakit pendarahan itu, agar dalam keadaan apapun kami tetap teguh dan tegar  menjalani kehidupan ini sesuai dengan kehendak-Mu. 

JANJI: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!” - Markus 5:34

PUJIAN: Keluarga Darto sangat prihatin akan lamanya sakit anak sulungnya, keluar-masuk Rumah Sakit, dan pengeluaran untuk perawatan semakin tak tertanggung. Ia disarankan teman dekatnya untuk berdoa penuh iman seperti wanita yang mengalami pendarahan bertahun-tahun. Dan Ia serta keluarga melakukannya. Tetapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Anak sulung dipanggil Tuhan. Darto dan keluarganya tidak protes pada Tuhan, malahan bersyukur dengan dihentikannya derita yang ditanggung anaknya bertahun-tahun. Dengan meninggal ia disembuhkan dengan sempurna dengan tidak akan menderita lagi.

 Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.