INTI KABAR GEMBIRA, SENGSARA, WAFAT DAN KEBANGKITAN YESUS

24 September 2022

Sabtu, 24 September 2022

PESTA PADRE PIO

 

Pkh. 11:9,12:8

Mzm. 90:3-6,12-14,17

Luk. 9:43b-45

 

Anak manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.

(Luk 9:44)

 

         Yesus mewartakan penderitaan yang akan dialaminya kepada para mudir-Nya. Penderitaan ini merupakan penderitaan yang kedua kalinya dalam injil Lukas. Sementara dalam lukas 18:31-34 yang menjadi permenungan kita bersama adalah mengapa Yesus menyampaikan perihal penderitaanya bakal dialami-Nya itu hingga tiga kali dan bagaimana respon atau tanggapan para murid?

         Yesus mewartakan penderitaan ini sampai tiga kali kepada murid-Nya, karena penderitaan dan kebangkitan yang akan dialami-Nya ini begitu penting, sebagai wujud ketaatan Yesus kepada kehendak Allah untuk menyelamatkan manusia. Tentu juga Yesus mewartakan hal ini agar para murid siap menghadapinya kelak, dan para murid tetap teguh menjadi murid-murid-Nya dan dapat menjadi saksi akan penderitaan dan kebangkitan yang di alami Guru dan Tuhan mereka.

         Yang juga patut menjadi bahan permenungan kita adalah para murid kurang tergerak akan pemberitaan itu, bukti mereka tidak bertanya kepada Yesus akan maksud pemberitaan ini. Ataukah, mereka takut kalau hal itu sungguh terjadi pada Yesus. Namun dalam perjalanan waktu, peristiwa penderitaan dan kebangkitan Yesuslah yang menjadi sumber hidup dan kesaksian para Murid-Nya pada sesama. Ini bisa dilihat akan khotbah Petrus yang mewakili para murid Yesus dalam Kisah Para Rasul 2:14-40. Ini ungkapan sebagian khotbah Petrus, “ Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuaatan-kekuatan dan mukjizat-mukjizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh (Luk 2:22-23). Dan Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal ini kami semua adalah saksi “(Luk 2:32). Petrus dengan penuh semangat berkobar-kobar mewartakan Yesus yang wafat dan bangkit kepada umat.

         Becermin pada para rasul, marilah kita jadikan penderitaan dan kebangkitan Yesus menjadi sumber hidup dan kesaksian kita pada keluarga kita dan sesama.(SW)

 

DOA           : Semoga duka derita kita selalu kita satukan dengan duka derita Kristus agar menjadi berkat.

JANJI        : Masa muda dan fajar hidup adalah kesia-siaan.(Pkh 11:9)

PUJIAN     : Dari kisah orang kudus ada beberapa yang diberi karunia stigmata seperti: Santo Padre Pio, Yakni : stigmata adalah tanda luka-luka pada tangan Yesusyang ada pada orang kudus tersebut yang masih tetap berdarah. 

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.